CILEGON, SSC – Kepolisian akan menindak tegas penyebar hoaks yang menganggu pelaksanaan Pilkada di 4 kota/kabupaten di Provinsi Banten. Upaya itu intens dilakukan karena pilkada sudah memasuki masa tenang dan mendekati hari pelaksanaan pemungutan suara, 9 Desember 2020.
Kapolda Banten Irjen Pol Fiandar mengatakan, sejauh ini upaya Polda mencegah berita hoaks terus dilakukan dengan mendetaksi aktivitas akun-akun netizen yang sering menyebar hoaks di media sosial. Deteksi pencegahan itu dibantu aparat lainnya. Bilamana dalam patroli ditemukan indikasi penyebaran hoaks yang menjurus kepada perbuatan melawan hukum, maka akan ditindak.
“Untuk menangkal informasi hoax kita akan tingkatkan dengan dibantu dengan Polda dan BIN Daerah (BINDA) Banten, selama massa tenang pilkada 2020. Selain itu, kami pun akan terus melakukan patroli dengan keberadaan hoax serta akan kita tracing keberadaan berita hoax tersebut. Apabila ditemukan berita hoax ini, akan kita tindak sesuai dengan kapasitas pelanggaran yang terjadi,” Kata Kapolda Banten saat di Kantor Walikota Cilegon, Sabtu (5/12/2020).
Kapolda yang hadir mendampingi Pangdam III Siliwangi, Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto dalam agenda pengarahan kepada para pasangan calon (paslon) Pilkada di Cilegon mengimbau agar paslon juga dapat benar-benar memperhatikannya. Terlebih saat ini sudah memasuki masa tenang dan hari pencoblosan. Paslon diminta sejalan dengan pemerintah mensukseskan pilkada lancar, aman dan kondusif.
“Keikutsertaan dari pasangan calon dan tim sukses harus dilibatkan dalam hal ini. Terlebih lagi tim sukses maupun pasalon juga harus ikut terlibat juga dalam pencopotan Alat Peraga Kampanye. Timses pasalon pun harus menghormati massa tenang pilkada yang akan digelar pada 09 Desember 2020 nanti,” ujar Kapolda.
Sementara itu, Pangdam III Siliwangi, Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto mengatakan, pihaknya dalam pelaksanaan pilkada menerjunkan 3.700 prajurit untuk menjaga seluruh teritorinya. Wilayah Kodam III Siliwangi meliputi Banten kecuali Kota Tangsel, Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang.
“Jadi wilayah Kodam III Siliwangi kan meliputi wilayah Jawa barat dan Banten, jadi dua provinsi, kita sudah mengerahkan 3.700 personil untuk membantu polisi, tugasnya sesuai undang-undang pelaksanaan pilkada,” ujarnya.
Ia menjelaskan, personel yang terlihat dalam pengamanan pilkada akan dibagi sistem kerja dan jumlah penempatannya, sesuai kebutuhan di lapangan yang diatur oleh Danramil hingga Dandim yang daerahnya melaksanakan pilkada serentak.
Nugroho berharap masyarakat bisa berpartisipasi aktif menggunakan hak suaranya dalam pelaksanaan pencoblosan dan pemungutan suara nanti, karena pemerintah telah memberikan hari libur.
Pangdam III Siliwangi juga menghimbau agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) covid-19, selama pelaksanaan pemungutan suara.
“Kita kerahkan supaya semuanya berjalan dengan baik, dengan sukses. Nanti diatur di lapangan bagaimana teknisnya, itu komandan satuan yang mengatur. Semua mari kita ikuti pilkada dengan baik, gunakan hak suaranya. Harapan pemerintah banyak peserta partisipasi masyarakatnya,” pungkasnya. (Ully/Red)

