20.1 C
New York
Kamis, April 16, 2026
BerandaPeristiwaPilkada Cilegon, Kadin Ingatkan Pengusaha Tak Berebut Proyek APBD

Pilkada Cilegon, Kadin Ingatkan Pengusaha Tak Berebut Proyek APBD

-

CILEGON, SSC – Suhu politik yang memanas jelang pemilihan kepala daerah (pilkada) Cilegon diharapkan tidak berimbas pada perekonomian di Cilegon. Oleh sebab itu, para pengusaha maupun industri diminta untuk tak berebut proyek APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) agar tidak menimbulkan gesekan antar pihak.

Hal itu disampaikan Ketua Kadin Cilegon Sahruji dalam sambutannya pada kegiatan Coffee morning Dalam Rangka Menciptakan Iklim Investasi Kondusif dan Pilkada Serentak Tahun 2020 Yang Damai di Wilayah Hukum Polres Cilegom yang digelar di salah satu hotel ternama di Cilegon, Rabu (26/2/2020).

Lebih jauh Sahruji meminta agar seluruh pengusaha untuk tetap menjaga investasi yang ada di Kota Cilegon jelang Pilkada Cilegon. Ia menginginkan pilkada di Cilegon dapat berjalan aman dan sejuk.

“Kita ingin tidak ada keributan, tidak ada masalah. Tidak ada hal-hal yang membuat dunia usaha menjadi khawatir, resah. Apalagi berebut proyek APBD,” kata Sahruji.

Menurut dia, satu-satunya potensi kerugian dalam pilkada adanya gesekan sehingga memicu terjadi kericuhan. Menurutnya sangat penting menjaga kedamaian selama pilkada agar gejolak ekonomi tidak membawa keterpurukan di tengah iklim yang memang sedang kurang bersahabat ini.

“Kami (Kadin Cilegon) sebagai mitra Pemkot Cilegon tentunya akan membantu siapapun bagi yang ingin berinvestasi di Cilegon. Salah anggapan orang kalau Kadin maupun Pemkot Cilegon mempersulit izin para pengusaha,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Cilegon, AKBP Yudhis Wibisana berharap, wilayah hukum Cilegon menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 tetap terkendali dan kondusif.

“Tujuan Polres Cilegon mengadakan acara coffee morning ini untuk guyub antara Forkopimda dan para pengusaha dan industri yang ada di Kota Cilegon dan Kabupaten Serang yang masuk wilayah Cilegon,” katanya.

Ia berharap para perusahaan juga dalam melaksanakan kegiatan pekerjaan bisa melibatkan masyarakat agar tidak menimbulkan gesekan.

“Yang mana kita juga ikut mengawal kegiatan dari perusahaan ini supaya tetap kondusif dengan kegiatan yang ada di masyarakat. Tadi Pak Walikota (Edi Ariadi-red) menyampaikan agar melibatkan masyarakat dalam setiap hal, baik kegiatan proyek dan lain-lain untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang ada,” ucapnya.

Dengan kesepahaman ini tentunya akan membuat kondisi di Cilegon lebih aman dan terkendali. Sebab, keamanan wilayah menjadi tanggung jawab bersama.

“Sehingga tercipta komunikasi yang baik. Layanan kami bisa melalui apa saja, baik berupa telpon pun kita layani, yang penting kita diberitahu kalau ada kegiatan dengan masyarakat. Sehingga tidak menimbulkan gesekan, karena memang dua hal ini yang kami anggap menjadi atensi,” ujarnya.

Sementara itu, Walikota Cilegon, Edi Ariadi menyatakan dengan adanya komunikasi dengan semua elemen ini tentunya akan membuat kondusifitas Cilegon lebih baik.

“Sehingga jangan hanya mementingkan kepentingan masing-masing. Dengan adanya komunikasi ini kita satukan. Intinya kita ingin dari segi usaha, akses kesehatan dan lainnya, semua gak ada masalah, kita ingin menciptakan kenyamanan,” ujarnya. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini