Pihak kepolisian melakukan olah TKP atas temuan tulang belulang manusia di Kampung Ciburuy, Desa Kubang Jaya, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, Senin (01/11/2021). Foto Istimewa

SERANG, SSC – Polres Serang Polda Banten berhasil mengidentifikasi jasad kerangka manusia yang ditemukan di Kampung Ciburuy, Desa Kubang Jaya, Kecamatan Petir Kabupaten Serang.

Kabid Humas Polda Banten AKBP Shinto Silitonga mengatakan, korban tersebut bernama Murtado bin Emed (34), warga Kampung Pasir Gintung RT 03 RW 01 Desa Sukajaya Kecamatan Kroncong Kabupaten Pandeglang.

Jasad korban berhasil diidentifikasi berdasarkan hasil penyelidikan anggota Reskrim Polres Serang di lapangan dan hasil dari keterangan ahli dokter forensik RSUD dr. Dradjat Prawiranegara.

“Identitas korban berdasarkan hasil penyelidikan anggota Reskrim di lapangan dan hasil dari keterangan ahli dokter forensik menyimpulkan bahwa 99 persen korban bernama Murtado bin Emed (Alm) usia 34 tahun yang beralamat di Kampung Pasir Gintung RT 03 RW 01 Desa Sukajaya Kecamatan Kroncong Kabupaten Pandeglang,” ujar Shinto dalam keterangan tertulisnya, Rabu (3/11/2021).

Baca juga  Lintasan Rel Area Pelabuhan Merak Diperbaiki, Polisi Lakukan Rekayasa Lalin Kendaraan Malam Hari

Dari hasil autopsi yang dilakukan oleh dokter forensik, kata Shinto, mayat tersebut bukan korban mutilasi.

“Hasil dari dokter forensik RSUD Dradjat Prawiranegara mengatakan mayat tersebut bukan korban mutilasi karena tidak ada tanda kekerasan terhadap mayat tersebut” ujarnya.

Jasad korban menjadi kerangka manusia disebabkan karena faktor cuaca dan berada di ruangan terbuka. Hal itu lah menyebabkan jasad korban cepat terjadi pembusukan.

“Adapun mayat yang ditemukan di tempat kejadian terlihat patah antara bagian lengan dan kaki hanya tinggal tulang yang disebabkan karena faktor pembusukan. Dikarenakan mayat tersebut berada di ruangan terbuka dimana cepat terjadinya proses pembusukan oleh faktor cuaca panas, hujan dan angin. Berbeda kalau mayat tersebut didalam ruangan atau di kubur,” jelas Shinto seraya menjelaskan pada jasad korban juga tidak ditemukan kerusakan akibat benda apapun terhadap persendian tulang. (Ronald/Red)