Foto Ilustrasi

CILEGON, SSC – Polres Kota Cilegon mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Cilegon untuk tidak melakukan takbir keliling jalan. Upaya ini sebagai langkah untuk pencegahan penularan Covid-19.

Kasat Lantas Polres Cilegon, AKP Ali Rahman Sihotang mengatakan, apabila ditemukan ada warga yang melalukan takbir keliling masuk ke pusat kota, akan langsung di putar balik kembali ke wilayah asalnya.

“Jadi di semua titik semua petugas sudah dipersiapkan. Apabila ada warga yang melakukan takbir keliling akan langsung kami putar balik di mana mereka tinggal,” kata Ali dikonfirmasi, Sabtu (23/5/2020).

Ia mengungkapkan, imbauan tidak digelar takbiran keliling juga selaras dengan imbauan Majelis Ulama Indonesia, Dewan Masjid Indonesia hingga imbauan gugus tugas percepatan Covid-19.

“Dalam melakukan penindakan, kami tetap melakukan secara preventif,” ungkapnya.

Untuk personel yang dipersiapkan dalam penjagaan, lanjut Kasat Lantas, pihaknya melibatkan 28 personel yang akan di sebar di jalan protokol hingga titik-titik keramaian di Cilegon.

“Personel yang akan kami persiapkan untuk penjagaan lalu lintas di lebaran ini ada 28 personil. Adapun titik yang akan difokuskan tersebut ada di wilayah Wilayah Pagebangan Kelurahan Ketileng, Kecamatan Cilegon,” lanjutnya.

Masih kata Ali, pada lebaran ini, pihaknya hanya membuka 4 puteran, diantaranya, puteran ke Sucovindo, Jombang dan Rumah Dinas (Rumdis) Walikota Cilegon. Sementara 7 titik lainya akan ditutup oleh petugas.

“Kita sampaikan ke masyarakat untuk tetap sebaiknya sudahlah, kebijakan pemerintah itu kebijakan paling bagus untuk memutus mata rantai covid-19,” kata dia. (Ully/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here