CILEGON, SSC – Kepolisian Resort Kota Cilegon mengamankan dua terduga pelaku yang merusak lapak penukaran uang receh milik Durwanto (47). Kedua pelaku diamankan ketika video pengerusakan lapak uang receh viral dimedia sosial.

Kapolres Cilegon AKBP Rizki Agung Prakoso yang dikonfirmasi membenarkan penangkapan dua terduga itu. Penangkapan itu setelah menindaklanjuti adanya perkara yang dilaporkan Durwanto.

“Korban yang lapaknya di rusak oleh tersangka sudah melaporkan kejadian ini ke kami (Polres Cilegon, red). Durwanto tinggal di Warga Griya Serdang Indah. Saat ini, kami sedang dalami perkara,” kata Rizki kepada para awak media di Mapolres Cilegon, Rabu (13/6/2018).

Diketahui, kedua terduga bernama Misrulla alias Baron dan Muhammad Syarif Puad. Kedua terduga baik perusak maupun perekam video, kata Kapolres, saat ini sedang menjalani pemeriksaan. Kedua terduga terancam dikenakan pasal 406 KUHP tentang Pengerusakan Barang.

“Karena laporan ini resmi, kami terima. Adapun pasal yang dikenakan ini, tersangka resmi dikenakan pasal 406 KUHP tentang pengrusakan,” jelasnya.

Sementara pelapor, Durwanto membenarkan adanya laporan atas pengerusakan lapak uang receh miliknya oleh para pelaku. Warga Griya Serdang Indah, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang langsung melaporkan perkara paska kejadian pengerusakan.

“Iyah benar saya sudah buat laporan ke Polres Cilegon akan tindakan yang dilakukan oleh tersangka yang udah merusak lapak saya ini. Saya juga meminta agar tersangka bisa menganti uang saya yang hilang sebesar Rp2,5 juta,” ujarnya.

Secara singkat, Durwanto bercerita, awalnya pelaku datang pada pukul 12.00 WIB menukarkan uang Rp 2 juta dalam bentuk uang receh Rp5 ribuan. Transaksi penukaran uang kemudian diberikan. Tidak lama pada sekitar pukul 14.30 WIB, terduga kembali menemuinya dan mengamuk. Lapak kemudian dirusak.

“Setelah nyampe di lapak dia langsung ngamuk terus uang dibuang. Namanya uang baru, akhirnya hilang Rp2,5 juta,”
Bebernya. (Ully/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here