Kapal Tugboat Gunung Batur milik PT Pelabuhan Cilegon Mandiri melintas di Perairan Cilegon. (Foto Dok Selatsunda.com)

CILEGON, SSC – Polres Cilegon tengah menyelidiki dugaan tindak pidana pembelian tugboat  PT Pelabuhan Cilegon Mandiri (PCM).

Berdasarkan informasi yang dihimpun Selatsunda.com dari berbagai sumber, penyelidikan tersebut terkait pengadaan kapal tugboat tahun 2019 senilai 25 miliar. Baru-baru ini diketahui terkait dengan kasus tersebut Polres Cilegon mengecek sebuah kapal di Bojonegara dan memeriksa sejumlah saksi.

Kasat Reskrim Polres Cilegon AKP Arief Nazaruddin Yusuf dikonfirmasi tak menampik tengah melakukan penyelidikan di BUMD Kota Cilegon itu.

“Benar bahwa pihak kepolisian Polres Cilegon khususnya Satreskrim Polres Cilegon telah melakukan upaya penyelidikan terhadap PCM,” kata Arief kepada awak media saat ditemui di Mapolres Cilegon, Jumat (3/9/2021).

Baca juga  Demo Hari Tani, Mahasiswa Cilegon Soroti Lahan Pertanian Menyusut Akibat Industri

Kasatreskrim menyatakan, pihaknya belum membeberkan dugaan pelanggaran pidana dalam kasus PCM. Namun masih akan menggali informasi dari bukti dan keterangan saksi-saksi.

“Kemudian karena ini masih ranah penyelidikan kami masih menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. Untuk selanjutnya kami akan lebih intens lagi untuk mendalami meminta keterangan dari saksi-saksi mendukung daripada peristiwa yang terjadi dan untuk membuat terang sebelum dipidana,” terangnya.

Mengenai siapa saja yang telah diperiksa, Arief enggan membeberkannya lebih lanjut.

“Nanti kita akan lihat. Ya pokoknya itu tentang PCM. Teknis sedang mendalami hal itu yah,” pungkasnya. (Ully/Red)