Wakil Walikota Cilegon Sanuji Pentamarta memberikan bantuan secara simbolis untuk warga yang terdampak PPKM Darurat di Kelurahan Ketileng, Kecamatan Cilegon,” Kamis (22/7/2021). Foto : Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Sub Divre Serang menyalurkan 237 ton beras untuk warga di Kota Cilegon. Penyaluran tersebut menyasar untuk penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM PKH).

Pimpinan Bulog Sub Divre Serang Budhi Indrawan mengatakan, penyaluran bantuan beras tersebut merupakan program Kemensos RI kepasa masyarakat terdampak dalam penanganan pandemi Covid-19 dimasa PPKM Darurat.

“Hari ini, kita launching beras bantuan dari Kemensos ke Kelurahan Ketileng, Kecamatan Cilegon,” kata Budhi saat ditemui usai Launching pemberian bantuan beras untuk warga terdampak PPKM di Kelurahan Ketileng, Kecamatan Cilegon,” Kamis (22/7/2021).

Budhi menambahkan, bantuan beras tersebut disalurkan berdasarkan data penerima BST dan KPM PKH. Setidaknya untuk Kota Cilegon, bantuan diberikan kepada 17.284 penerima BST dan 2.452 penerima KPM PKH.

Baca juga  KPU Cilegon Tindak Lanjuti PAW Anggota DPRD Meninggal Dunia

“Penyaluran beras ini, kami bekerjasama dengan PT Pos Indonesia. Dari PT Pos yang akan mendistribusikan beras ini ke penerima manfaat. Tapi jika sang penerima ini memungkinkan bisa mengambil sendiri, mereka bisa berkoordinasi dengan pihak komunitas kecil (RT/RW),” tambahnya.

Lanjut Budhi, masing-masing penerima berhak mendapat bantuan beras sebanyak 10 kilogram. Ia memastikan, beras yang diterima oleh penerima manfaat ini tidak berkutu dan aman dikonsumsi oleh masyarakat.

“Beras yang dibagikan kami pastikan aman dikonsumsi dan tidak berkutu. Jika dirasa kurang bagus, kami siap menganti beras tersebut. Insya Allah kami menjamin penerima bantuan ini bisa menikmati beras yang kami distribusi tersebut,” terangnya.

Terpisah, Walikota Cilegon, Helldy Agustian penyerahan bantuan beras ini merupakan program pemerintah pusat dalam membantu masyarakat yang terdampak PPKM.

Baca juga  Realisasikan Bunkering, Krakatau International Port Lengkapi Pelayanan Kapal di Selat Sunda

“Ini merupakan bantuan pusat yang sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat yang terdampak PPKM. Tak hanya bantuan yang bersumber dari pusat, bantuan dari pemerintah daerah juga diberikan bantuan uang sebesar Rp 200 ribu per KK selama 4 bulan,” ujar Helldy.

Mantan Kacab Tunas Toyota Cilegon ini menerangkan, pendistribusian beras bantuan ditargetkan rampung pada Juli ini.

“Dalam Juli 2021 ini harus segera selesai disalurkan karena ini sifatnya urgent/darurat. Bantuan beras dari pusat, dikhususkan untuk yang terdampak PPKM. Sedangkan yang isoman kami udah siapkan 3.000 sembako. Dan yang telah didistribusikan sebanyak 1.074. Nanti kita lihat perkembangannya,” pungkas Helldy. (Ully/Red)