20.1 C
New York
Jumat, April 17, 2026
BerandaPemerintahanProgram TMMD ke-125, Kodim Cilegon Akan Bangun Jalan Penghubung di Cikerai

Program TMMD ke-125, Kodim Cilegon Akan Bangun Jalan Penghubung di Cikerai

-

CILEGON, SSC – Komando Distrik Militer (Kodim) 0623 Kota Cilegon berencana melakukan pembangunan jalan yang akan menghubungkan dua lingkungan di Kelurahan Cikerai, Kecamatan Cibeber. Pembangunan jalan yang masuk dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-125 ini selain untuk memberikan kemudahan akses jalan kepada masyarakat di Kelurahan Cikerai juga untuk membantu petani dalam mendistribusikan hasil pertaniannya.

Komandan Kodim 0623 Kota Cilegon, Letkol lnf Miftakhul Khoir mengatakan, program TMMD ke-125 yang dilaksanakan di Kota Cilegon tahun ini memiliki dua sasaran utama yakni sasaran fisik dan non fisik. Untuk sasaran fisik khususnya sasaran fisik utama salah satunya akan dilakukan pembangunan jalan.

“Di TMMD ini kita akan melaksanakan kegitan sesuai program Pemerintah Pusat dan Mabes TNI AD, ada sasaran fisik dan non fisik. Untuk sasaran fisik dibagi dua ada sasaran fisik utama dan tambahan. Untuk sasaran fisik utama itu pembuatan jalan, ada TPT, termasuk juga disitu drainasenya,” ujarnya ditemui di ruang kerjanya, Rabu (6/18/2025).

Sementara, kata Dandim Miftakhul, untuk sasaran fisik tambahan ada beberapa pembangunan diantaranya pembangunan rumah layak huni.

“Untuk sasaran tambahan ada rutilahu, yang nanti akan dijadikan rumah layak huni, kemudian juga ada jambanisasi atau pembuatan MCK bagi masyrakat yang belum memiliki dan juga sumur bor,” terangnya.

Untuk pembangunan jalan, kata Dandim Cilegon, akan dilakukan secara berkelanjutan. Pada TMMD tahun ini, jalan yang akan dibangun sepanjang 1 kilometer meliputi pembukaan dan pengerasan jalan. Ia berharap pada TMMD selanjutnya, jalan yang telah dibangun tersebut dapat dilanjutkan dengan pengaspalan.

“Jalan itu sejauh 1 kilometer, itu merupakan jalan yang memang sudah lama, namun tidak terawat dan tidak digunakan. Di TMMD ini, saya mempunyai program berkelanjutan. Jadi kalau tahun ini dilaksnaakan pembuatan jalan tersebut, pembuka jalan, pengerasan jalan, nanti harapannya, ke depan, TMMD berikutnya juga dilaksanakan disitu dengan tahap selanjutnya, tahap pengaspalan jalan,” paparnya.

Jalan yang dibangun itu, lanjut Dandim, dimaksudkan untuk mempermudah akses jalan bagi masyarakat. Biasanya masyarakat harus menempuh 6-7 kilomter. Namun dengan jalan yang akan dibangun itu, daya tempuhnya menjadi lebih singkat.

“Jalan ini yang menghubungkan antara satu kampung dengan kampung yang mengarah di kota. Seharusnya dijangkau 6-7 kilo, bisa dipotong 1 kilometer dengan waktu yang lebih singkat. Disamping jalan tersebut ada pertanian atau persawahan,” jelasnya.

Rencananya, Program TMMD ke-125 di Cilegon akan dibuka pada tanggal 23 Juni 2025. Program ini akan ditutup pada tanggal 23 Agustus 2025.

Tentunya, kata Dandim, Program TMMD yang dilaksanakan saat ini di Cilegon merupakan bagian dalam mendukung progam pemerintah Astacita. Di mana melalui program tersebut membantu menggerakan masyarakat di Cilegon. Diantaranya, masyarakat yang kesehariannya bertani di sekitar wilayah tersebut, dengan jalan yang bagus, dapat lebih terfasilitasi. Kemudian program lain baik penyediaan rutilahu, MCK dan lainnya juga diharapkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Intinya, kita berharap, ini memberikan kebermanfaatan kepada masyarakat sekitar,” harapnya. (Ronald/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen