20.1 C
New York
Minggu, Februari 15, 2026
BerandaEkonomiStasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum di Tangerang Bertambah, Kini Tiga Unit Baru...

Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum di Tangerang Bertambah, Kini Tiga Unit Baru Ada di BSD

-

TANGERANG, SSC – Transformasi menuju era transportasi listrik semakin nyata hadir di Provinsi Banten. PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten bersama Arista Group dan didukung penuh oleh Pemerintah Provinsi Banten pada Selasa (17/6) meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Ultra Fast Charging Denza Arista BSD City.

Berlokasi di kawasan Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang yang ramai dan modern, SPKLU itu menjadi salah satu fasilitas pengisian daya tercepat yang kini hadir di Banten. Terdiri dari tiga unit charger berkapasitas masing-masing 180 kW dan total enam model konektor CCS2, fasilitas ini mampu mengisi daya kendaraan listrik hanya dalam hitungan menit.

Gubernur Banten, Andra Soni menyambut baik kehadiran SPKLU tersebut sebagai langkah penting dalam membangun ekosistem kendaraan listrik yang nyata dan terintegrasi.

“Pertumbuhan kendaraan listrik di Tangerang Raya sangat pesat, lebih dari 150 persen per tahun untuk motor listrik, dan lebih dari 100 persen untuk mobil listrik. Ini bukti bahwa masyarakat mulai percaya dan beralih,” katanya.

Ia mengatakan bahwa SPKLU tidak hanya memberikan kenyamanan bagi pengguna, tetapi juga menjadi bagian dari kebijakan energi yang berkelanjutan di Provinsi Banten.

“Ketersediaan SPKLU ini mendukung Grand Strategy Energi Nasional dan target Net Zero Emission 2060, khususnya melalui elektrifikasi sektor transportasi dan industri. PLN bersama Arista Group juga telah menunjukkan bahwa kolaborasi lintas sektor adalah kunci. Kehadiran SPKLU ini bukan hanya soal teknologi, tapi juga tentang mengubah pola pikir dan gaya hidup masyarakat menuju yang lebih hijau,” kata Gubernur Andra.

Senada dengan itu, General Manager PLN UID Banten, Muhammad Joharifin, menegaskan bahwa peresmian SPKLU tersebut merupakan bagian dari transformasi besar PLN dalam menghadirkan infrastruktur elektrifikasi yang masif dan inklusif.

“SPKLU bukan sekadar tempat mengisi daya. Ini adalah simbol dari kesiapan kami membangun masa depan transportasi yang lebih hijau. Dengan teknologi ultra fast charging, pengguna bisa melanjutkan perjalanan hanya dalam waktu singkat,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa hingga saat ini, PLN UID Banten telah mengoperasikan 188 unit SPKLU di 103 lokasi, dan jumlahnya akan terus bertambah.

“Kami ingin menciptakan pengalaman berkendara listrik yang nyaman, terintegrasi, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Untuk itu, PLN menghadirkan berbagai kemudahan melalui aplikasi PLN Mobile, termasuk fitur Trip Planner yang memudahkan pengguna menemukan SPKLU terdekat dan merencanakan perjalanan secara efisien,” katanya.

Joharifin juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kolaborasi lintas sektor tersebut.

“Kami menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada Pemerintah Provinsi Banten dan Arista Power atas dukungan dan komitmennya dalam membangun infrastruktur energi hijau. PLN tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi adalah kunci dalam mempercepat transisi menuju energi berkelanjutan,” lanjutnya.

Sementara itu, President Director Arista Electrica Indonesia, Ali Hanafiah, menyampaikan bahwa inisiatif pembangunan SPKLU itu merupakan bagian dari komitmen Arista Group dalam membangun ekosistem kendaraan listrik nasional.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan penuh dari PLN. Dengan elektrifikasi, kami percaya perlahan kita bisa turut berkontribusi mengurangi polusi dan mendukung visi kami dalam menekan emisi karbon. Ini juga merupakan visi dan inisiatif Chairman kami untuk tidak hanya menjual kendaraan listrik, tetapi juga bertanggung jawab membangun ekosistemnya,” ujarnya. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen
- Advertisment -DEWAN 2