20.1 C
New York
Kamis, April 30, 2026
Beranda Peristiwa PT Krakatau Pipe Industries Kirim Pipa Baja 83 Ribu Ton Sokong Proyek...

PT Krakatau Pipe Industries Kirim Pipa Baja 83 Ribu Ton Sokong Proyek Nasional Pipanisasi Gas Dumai-Sei Mangkei

0
251
Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM melepas pengiriman pipa gas saat di Pabrik PT Krakatau Pipe Industries, Kota Cilegon, Kamis (19/2/2026). Pengiriman pipa untuk menyokong proyek Pipanisasi Gas Dumai – Sei Mangkei (Dusem). Foto Ronald/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Anak usaha PT Krakatau Steel Tbk yakni PT Krakatau Pipe Industriaes (KPI) menyokong material pipa baja untuk mendukung Proyek Pipanisasi Gas Dumai – Sei Mangkei (Dusem). Pipa dengan diameter 20 inchi dikirim untuk proyek pembangunan pipanisasi sepanjang kurang lebih 541 kilometer.

Pengiriman pipa dilepas oleh Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi pada Kementerian ESDM, Laode Sulaeman di Pabrik PT Krakatau Pipe Industries, Kota Cilegon, Kamis (19/2/2026). Turut hadir Direktur Komersial PU dan Portofolio PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Hernowo dan Direktur Komersial PT Krakatau Pipe Industries, Roni Yanuardi.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi pada Kementerian ESDM, Laode Sulaeman mengatakan, pengiriman pipa gas ini merupakan tonggak penting penyediaan energi gas. Karena dari proyek ini, pipa tersebut akan menghubungkan gas di Pulau Sumatera.

“Ini tonggak penting, karena dari pipa inilah nanti akan tersambung sepanjang 541 kilometer dari Sei Mungkei sampai Dumai dan apabila pipa sudah tersambung, maka satu Sumatera itu dari Aceh sampai ujung Sumatera, pipa gas akan tersambung,” ungkap Laode.

Laode mengungkapkan, Proyek Pembangunan Pipanisasi Gas Dusem ini bertujuan untuk mengalirkan gas ke konsumen di Pulau Sumatera. Salah satunya mengintegrasikan potensi gas dari Blok Andaman.

“Nah itu nanti agar gas ini di kirim ke titik konsumen, harus ada pipanya. Kalau ini tersambung dari Andaman, sedikit akan dibagi sebagian ke arah utara akan ke Aceh, dan ke selatan melalui pipa ini. Pipa ini sangat penting, agar gas dari Blok Andaman bisa masuk dan bisa dinikmati oleh konsumen nanti,” ucapnya.

Proyek Pembangunan Pipanisasi Gas Dusem, lanjutnya menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp 6,3 Triliun. Pembangunan dikerjakan oleh dua Kerja Sama Operasi (KSO).

Proyek tersebut ditargetkan rampung pada tahun 2027. Sehingga pada Tahun 2028 sudah dapat dioperasikan.

“Proyek ini 18 bulan, insya Allah tahun 2027 nanti sudah selesai. Jadi Tahun 2028, kita sudah bisa mengoperasikan ini,” paparnya.

Sementara, Direktur Komersial PU dan Portofolio PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Hernowo menambahkan, pipa untuk Proyek Pembangunan Pipanisasi Gas Dusem dikirim sebanyak 83 ribu ton. Pengiriman pipa dilakukan bertahap. Untuk saat ini, pipa dikirim perdana via darat.

“Perdana ini lewat trucking, ke Dumai. Kita sudah paralel juga kirim lewat kapal, satu kapal itu 4ribu ton, kira-kira. Dua minggu sampai Medan. Terus sampai 83ribu ton,” paparnya.

Dalam proyek tersebut, Krakatau Steel memenuhi material pipa gas sebanyak 60-65 persen. Krakatau Steel satu-satunya yang dapat memproduksi pipa gas dengan TKDN tinggi.

Hernowo menambahkan, pengerjaan pipa gas dilakukan kontinu. Seluruhnya sudah harus selesai hingga pertengahan tahun ini.

“Kita continue dari Januari sampai pertengahan tahun, harus selesai dari tugasnya Krakatau Steel. Ini termasuk target yang sangat agresif, makanya harus dikerjakan sangat detail,” ucapnya.

Dirjen Migas Laode mengharapkan, agar pembangunan ini dapat berjalan sesuai rencana. Kerja sama seluruh pihak harus berjalan dengan baik.

“Harapannya, kerja sama ini kompak berjalan dengan baik. Dan bagi kami yang paling penting itu adalah time line, yang saya perhatikan time linenya terkendali. Kita berharap pipa dapat selesai tepat waktu,” pungkasnya. (Ronald/Red)