CILEGON, SSC – Badan Pengembangan Jalan Nasional (BPJN) Banten menargetkan perbaikan Jalan Lingkar Selatan (JLS) dengan 2,1 kilometer yang dianggarkan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) ditargetkan rampung sebelum Pelaksanaan Lebaran 2026.
“Untuk posisi paket mulai dari PCI hingga JLS total anggaran hampir Rp 32 miliar untuk perbaikan jalan kurang lebih 2,1 kilometer dan ada saluran kita perbaiki,”kata Kasi Preservasi BPJN Banten, Boby Erlangga usai menghadiri rapat dengar pendapat (RDP) di DPRD Cilegon, Rabu (18/2/2026).
Ia menambahkan, rencananya perbaikan jalan ini akan lebih di fokuskan ke jalan yang paling parah kerusakan dengan total tujuh segmen prioritas. Selain itu, perbaikan juga akan dilakukan untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas menjelang Lebaran.
“Kami BPJN Banten untuk Lebaran ini kami fokuskan sekitar 500 meter dari arah Ciwandan ke PCI,” tambahnya.
Sementara itu, rencana pengerjaan prioritas JLS nantinya akan dihentikan pada H-10 Lebaran. Sehingga dari total anggaran Rp 32 miliar tersebut salah satu yang dikebut di 500 meter khusus menjelang lebaran.
“Sekarang posisinya kita dibatasi pelaksnaaan pada H-10 lebaran tidak ada pengerjaan. Jadi kita hanya mampu 500 meter kita cek itu prioritas prioritas paling parah,”tuturnya.
Boby berharap kerusakan JLS yang merupakan jalan kota, pihaknya diminta pusat untuk melaksanakan perbaikan karena jalur ini banyak dilintasi kendaraan roda dua.
“Kami berharap perbaikan bisa komprehensif. Dari perbaikan jalannya, semua anggaran perbaikan harus dimasukkan,” ucapnya.
Selain perbaikan jalan, BPJN Banten juga mendukung pembatasan kendaraan kelebihan muatan (ODOL) untuk menjaga kondisi infrastruktur.
“Pemerintah sudah mulai memfokuskan masalah ODOL. Tugas kami di BPJN adalah mendukung pembatasan ini melalui infrastruktur yang memadai,” tuturnya.
Sementara itu, total perbaikan tersebut ditargetkan pelaksanaan selesai pada bulan Juli. Total anggaran untuk paket ini Rp 32 miliar. (Ully/Red)





