Ketua DPRD Cilegon, Endang Efendi menyerahkan hasil fit and proper tes 3 Dewan Pengawas Radio Mandiri terpilih saat di Gedung DPRD, Kamis (17/12/2020). Foto Ronald/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Jabatan Dewan Pengawas Lembaga Penyiaran Publik lokal Radio Mandiri FM dirombak setelah tiga pejabat sebelumnya selesai masa periodenya.

Satu dari tiga jabatan Dewan Pengawas Radio Mandiri FM pada periode 2021-2024 yang baru diisi saat ini oleh tenaga profesional, Mabsuti Ibnu Marhas yang pernah berprofesi sebagai wartawan di Kota Cilegon.

Jabatan 3 Dewan Pengawas terpilih  diumumkan oleh Ketua DPRD Kota Cilegon, Endang Effendi setelah Tim Penguji dari Komisi IV selesai melakukan fit and proper test terhadap 8 peserta dari tokoh masyarakat, pemerintahan dan profesional di DPRD Cilegon, Kamis (17/12/2020).

Dalam pengumuman tersebut, hasil tes untuk dewan pengawas dari unsur profesional diisi oleh Mafsuti Ibnu Marhas.
Nilai dari pria disapa Ibnu ini dengan total skor 155.

Baca juga  Penyanyi Kapal Ditemukan Tewas di Kontrakan di Merak Cilegon, Diduga Jadi Korban Pembunuhan

Untuk dewan pengawas dari unsur pemerintah diisi oleh Joko Purwanto dengan total skor 247. Kemudian Dewan Pengawas dari unsur Masyarakat diduduki oleh Suwardi dengan nilai 274.

Endang menyatakan, tiga dewan pengawas yang dipilih sudah melalui berbagai penilaian. Baik melalui pemaparan visi dan misi, tes pengetahuan umum, integritas dan komitmen serta tes etika.

“Dewan Pengawas Radio Mandiri yang terpilih yaitu Mabsuti Ibnu Marhas, Joko Purwanto dan Suwardi,” ungkapnya.

Tiga nama Dewan Pengawas Radio Mandiri yang dipilih selanjutnya diserahkan ke eksekutif melalui Asda II Pemkot Cikegon Tb Dikrie Maulawardhana untuk dibuatkan Surat Pengangkatannya.

Endang berharap, ketiga dewan pengawas yang terpilih dapat menjalankan tugas sebaik-baiknya dan membawa membawa LPP Radio ke arah yang lebih baik.

Baca juga  Penyanyi Kapal Ditemukan Tewas di Kontrakan di Merak Cilegon, Diduga Jadi Korban Pembunuhan

“Kami berharap ketiga yang terpilih ini bisa melaksanakan tugasnya. Alhamdulillah sudah terpilih secara profesional. Kami berharap, pemerintah dan masyarakat,ketifa bisa menjalankan tugas sebaik-baiknya,” tuturnya.

Sementara, Kadis kominfo Kota Cilegon, Aziz Setia Ade mengatakan, ketiga dewan pengawas setelah mendapat SK langsung bekerja memilih Direksi yang kosong. Hal ini sebagaimana tertuang dalam Peraturan Walikota (Perwal) 6/2010 tentang Organisasi dan Kepegawaian Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Mandiri Kota Cilegon.

“Jadi setelah ditetapkan, dewan pengawas secara internal memilih direksi atau direktur yang kosong,” tuturnya. (Ronald/Red)