Grafis Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Cilegon mencatat sebanyak 67 anak kehilangan orang tua yang meninggal akibat Covid-19.

Pelaksana Harian (Plh) Kabid Rehabilitasi Sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kota Cilegon, Seli Roselia mengatakan, 67 anak ini terdiri dari 35 anak menjadi yatim, 30 anak menjadi piatu dan 2 anak menjadi yatim piatu.

“Anak-anak yang kehilangan orangtuanya ini dari usia 1-18 tahun,” kara Seli terkonfirmasi, Selasa (31/8/2021).

Lanjut Seli, anak-anak yang kehilangan orangtua ini ada di beberapa kecamatan di Kota Cilegon. Yaitu, Kecamatan Jombang, Kecamatan Cilegon, Kecamatan Citangkil, Kecamatan Cibeber dan Kecamatan Pulomerak.

“Meski data yang kami terima ini dari Dinas Kesehatan (Dinkes), kami perlu
ditelusuri lagi ke tingkat RT/RW. Sebab, kami tidak bisa akses data kependudukan untuk mempercepat penelusuran melalui NIK karena terbentur regulasi kerahasiaan data penduduk,” lanjut Seli.

Baca juga  Miris ! 7 KK di Cilegon Tinggal di Gubuk Beralas Triplek dan Tak Punya MCK

Diakuinya, kehilangan ayah dan ibu secara mendadak membuat anak-anak terutama yang masih di bawah umur, mengalami tekanan secara psikis.

“Mereka tak siap berpisah dari orangtua yang mengasuh selama ini serta mendadak mengurus diri sendiri dan adik jika anak sulung,” tuturnya.

Sejauh ini, Dinsos telah mengajukan bantuan sosial ke Kementrian Sosial (Kemensos) untuk membantu anak yang kehilangan orangtua.

“Kita ajukan bantuan sosial tunai senilai Rp 200 ribu/anak selama 4 bulan yang rencananya akan diberikan pada 2022 mendatang,” pungkasnya. (Ully/Red)