CILEGON, SSC – Hampir 100 perusahaan di Kota Cilegon belum secara aktif memaksimalkan penyaluran CSR (Coorporate Social Responsibility). Padahal, program tanggung jawab sosial ini sangat dibutuhkan untuk membantu masyarakat khususnya yang tidak mampu.

Hal ini disampaikan Ketua CCSR (Cilegon Corporate Sosial Responsibilty), Huluful Fahmi saat ditemui di kantornya menerangkan perusahaan yang sudah bekerjasama dengan pihaknya, Kamis (18/7/2019).

Ia mengatakan, CCSR sebagai organisasi yang menfasilitasi penyaluran CSR di Cilegon mencatat baru 7 (tujuh) perusahaan yang bersinergi dengan pihaknya menyalurkan CSR. Tujuh perusahaan ini, yakni, PT Indonesia Power (IP), PT Krakatau Posco, PT Krakatau Tirta Indonesia (KTI), PT LOC (Lautan Otsuka Chemical) dan PT Ko One Indonesia, Bank BJB dan PT SUJ

“Untuk PT IP, Krakatau Posco dan PT KTI, mereka sudah bersinergi dengan program CCSR. Sedangkan untuk PT LOC Indonesia dan PT KO One Indonesia, mereka hanya menyampaikan laporan. Sedangkan untuk Bank BJB dan PT SUJ, mereka telah mempercayai kami dengan menyerahkan dana CSR ke CCSR,” kata Huluful.

Untuk mensinergikan program CCSR dengan perusahaan/industri, sambung Huluful, pihaknya terus melakukan sosialisasi program-program yang dimiliki oleh CCSR.

“Terus kita sampaikan program yang ada di kami ke industri. Kita terus upayakan agar agar keberadaan CCSR di Cilegon bisa bersinergi terus dengan industri,” sambung Huluful.

Ia menyatakan, perusahaan/industri yang belum secara aktif menyalurkan CSR diharapkan bisa lebih kooperatif. Lewat program yang dimiliki CCSR, kata dia, keikutsertaan perusahaan menyalurkan dana sosialnya dapat langsung tersentuh ke masyarakat. (Ully/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here