CILEGON, SSC – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cilegon, Andi Affandi menanggapi pernyataan DPRD (Dinas Perhubungan) Kota Cilegon yang menilai belum mampu menggali potensi pendapatan dari sektor retribusi parkir. Menurut Andi, pengelolaannya bisa optimal jika Dishub diberi dana bantuan atau insentif.

“Bagaimana kinerja kita (Dishub,red) mau benar kalau dana insentif aja enggak dikasih sama pemerintah! Kalau mau benar, kasih dana insentif dong,” kata Andi dengan nada kesal, Minggu (28/7/2019).

Andi menerangkan, selama ini pihaknya tidak pernah diberikan kepercayaan oleh pemerintah untuk menerima dana insentif. Padahal dana itu bisa digunakan untuk membayar jukir (juri parkir) yang dikelola oleh masyarakat.

Enggak mungkin masyarakat kita suruh-suruh tanpa digaji. Kalau nyuruh orang pasti harus kita gaji!,” ujar mantan Kepala Dinas Pertanian Cilegon.

Andi meminta, pihak legislatif dapat mengubah pola pikir untuk kemajuan Dishub Cilegon.

“Kalau pake pola pikir yang lama pasti pusing. Saya berharap, agar kami (Dishub Cilegon,red) bisa diberikan kepercayaan untuk dapat menerima dana insentif dari pemerintah. Enggak mungkin para jukir ini tidak kita kasih gaji, minimal untuk tenaga THL (Tenaga Kerja Lepas) Rp 2 juta,” pungkasnya. (Ully/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here