CILEGON, SSC – Ratusan relawan membentangkan bendera merah putih raksasa di Laut Merak, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Merak, Kota Cilegon, Minggu (3/8/22025). Pembentangan bendera merah putih dilakukan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Bendera raksasa berukuran panjang 20 meter dan lebar 10 meter dibentangkan di atas permukaan laut Merak. Pembentangan bendera melibatkan 30 perenang, 10 penyelam, 15 tim perahu, serta 6 unit perahu karet dan perahu LCR, termasuk tim medis dan lainnya.
Selain pembentangan bendera merah putih, penyelenggara kegiatan juga melakukan penanaman terumbu karang.
Kegiatan tersebut dihadiri Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I, Letjen TNI Kunto Arief Wibowo, Danrem 064 Maulana Yusuf, Brigjen TNI Andrian Susanto, Walikota Cilegon, Robinsar, Dandim Cilegon, Letkol Inf Miftakhul Khoir, Kaporlres Cilegon, AKBP Martua Silitonga, Ketua Asosiasasi Keselamtan Selam Indonesia (AKSI) Provinsi Banten, Ahmad Hafid dan lainnya.
Ketua Asosiasasi Keselamatan Selam Indonesia (AKSI) Banten, Ahmad Hafid yang juga penyelenggara kegiatan menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat atas terlaksananya kegiatan pembentangan bendera merah putih dan penanaman terumbu karang di wilayah laut Merak.
Menurut Hafid, Kegiatan pembentangan bendera dan penanaman terumbu karang sebagai bentuk menumbuhkan semangat nasionalisme seluruh warga negara Indonesia.
Pembentangan bendera merah putih, juga kata Hafid, diharapkan dapat menjadi aspirasi bagi masyarakat. Khususnya di sektor kemaritiman, di mana masyarakat dapat menjaga keutuhan bangsa.
“Serta menjadi inspirasi bagi masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Kota Cilegon dan ini menjadi Asta Cita, Pak Presiden, Pak Prabowo Subianto, di sektor maritim termasuk salah satu misi yang memperkuat pertahanan dan kemandirian bangsa. Ini mencakup ekonomi biru, yaitu pemanfaatan sumber daya laut secara berkelanjutan,” ucap Hafid.

Begitupun penanaman terumbu karang. Kegiatan tersebut, lanjut Hafid, mempunyai banyak manfaat. Di antaranya untuk melindungi garis pantai dari erosi, sebagai habitat bagi berbagai jenis biota laut, dan juga menjaga keseimbangan ekosistem laut.
“Selain itu, terumbu karang juga bisa menjadi sumber mata pencaharian bagi masyarakat pesisir, seperti pariwisata dan perikanan. Jadi, tujuannya memang untuk menjaga kelestarian laut secara menyeluruh,” tuturnya.
Sementara, Walikota Cilegon Robinsar menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia aksi dan berterima kasih juga kepada semua tamu undangan yang hadir. Ia berharap, kegiatan tersebut dapat dilakukan rutin setiap tahuuunya.
“Ini adalah pengingat bahwa menjaga kedaulatan berarti juga menjaga alam. Semoga kegiatan ini bisa menjadi event tahunan yang turut mendorong wisata bahari Cilegon,” terangnya. (Ronald/Red)

