Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon, Hasbi Sidik. Foto : Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – DPRD Kota Cilegon menyebutkan kinerja Walikota dan Wakil Walikota Cilegon, Helldy Agustian dan Sanuji Pentamarta sebulan pasca dilantik lebih banyak pencitraan.

Wakil Ketua DPRD Cilegon Hasbi Sidik mengatakan, saat ini Helldy-Sanuji dalam melaksanakan tugasnya masih mengurus hal lain ketimbang menjalankan program 100 hari. Bahkan, 10 janji politik saat kampanye belum disosialisasi dan direalisasikan kepada masyarakat maupun kepada DPRD.

“Yang saya lihat Pak Wali (Helldy Agustian) masih sibuk pencitraan. Program satu belum selesai ada lagi program baru. Kalau bukan pencitraan semestinya kan rel ya (kebijakan ya) bukan begitu. Relnya harus udah jelas,” katanya kepada Selatsunda.com, Senin (19/4/2021).

Menurutnya, hingga saat ini program 100 hari Helldy-Sanuji belum terlihat nyata. Semestinya, program yang direncanakan semestinya sudah berjalan.

Malah, kata Politisi Partai Gerindra, Helldy-Sanuji membentuk Tim Percepatan Pembangunan. Di mana justru menurutnya itu tidak ada sama sekali korelasinya dengan pemerintahan. Karena kepala daerah saat ini milik rakyat Cilegon dan bekerja bersama jajaran di internalnya.

“Program 100 hari kan bukan program terkait janji politik saja. Tapi, program kepada masyarakat orangtua atau dengan stakholder yang lain. Bahkan, semenjak walikota dan wakil walikota dilantik pun, saya belum melihat tanda-tanda dari walikota dan wakil walikota ini minta restu bahkan memanggil para sesepuh dan DPRD untuk memimpin Cilegon. Justru di momen Ramadan ini lah yang pas mereka (Helldy-Sanuji) meminta restu kepada masyarakat Cilegon,” ujarnya.

“Tapi justru saya mendengar Helldy-Sanuji malah membentuk tim percepatan pembangunan yang hingga saat ini legalitas hukumnya pun tidak jelas,” sambungnya.

Politis Partai Gerindra ini juga mempersoalkan adanya bentukan-bentukan lain seperti Dewan Eksekutif, Dewan Pembina, Dewan Pengarah dan lainnya.

“Alur kerjanya gimana? Ada Dewan Eksekutif segala macam. Kaya permainan bola saja ada Dewan Pembina. Sebenarnya program sudah ada. Tinggal jalankan saja sambil 2022 itu dimasukan programnya,” pungkasnya.

Mengenai hal ini, Wakil Walikota Cilegon Sanuji Pentamarta yang coba di konfirmasi enggan menjawabnya. Ia menyerahkan dapat di konfirmasi ke Walikota Helldy.

“Ke Pak Walikota saja (Helldy Agustian) yah,” ujar Sanuji.

Upaya serupa juga coba dikonfirmasi ke Walikota Helldy. Namun belum direspon. (Ully/Red)