Sejumlah OPD di Cilegon Dikumpulkan, Bahas Rencana Program Prioritas di 2026

0
1591

CILEGON, SSC – Sebanyak sembilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Cilegon dikumpulkan di Kantor Pemkot, Senin (8/12/2025). OPD tersebut dikumpulkan untuk membahas program prioritas Walikota dan Wakil Walikota Cilegon, Robinsar-Fajar Prabowo di 2026.

Wakil Walikota Cilegon, Fajar Hadi Prabowo menyatakan, pihaknya melakukan evaluasi tersebut untuk memastikan program prioritas dapat dijalankan di 2026. Tak hanya itu, pihaknya juga ingin mengetahui, langkah kongkret apa yang dilakukan OPD dengan minimnya anggaran saat ini.

“Dari 17 program kita tidak semua memerlukan anggaran. Tinggal niat saja dari OPD dalam merealisasikan. Contoh ada 5.000 wirausaha pasti OPD ini memikirkan anggaran, otomatis mereka buat pelatihan. Pasti berat kan. Tapi Insa Allah, ada cara lain. Alfhabet tidak hanya A sampan D tapi sampai Z,” ujar Fajar Senin (8/12/2025).

“Cara kedua, contoh kita kota industri. Bisa nih ada kebutuhan apa? Oh saya butuh tukang jahit saat ini bikin baju seragam di Jakarta atau Tangerang. Bisa ga di kita atau orang lokal kami siapkan datanya. Itu ga butuh jauh-jauh. Kalaupun ada wirausaha baru kita ciptakan. Hal-hal yang mudah yang kita mampu. Jangan kita mencari hal-hal yang tidak bisa kita mampu,” sambungnya.

Lebih lanjut, kata Fajar, tidak seluruhnya janji politik dan program prioritas dibiayai oleh Pemerintah Cilegon. Namun bisa direalisasikan dengan program kerja sama dengan berbagai pihak.

“Hal-hal yang mudah yang kita mampu, jangan kita mencari hal-hal yang tidak bisa kita mampu,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Sekda Kota Cilegon, Ahmad Aziz Setia Ade Putra menjelaskan, rapat evaluasi ini salah satu upaya dari pemerintah untuk memastikan semua janji kampanye walikota dan wakil walikota telah dicantumkan dalam restra di masing-masing OPD.

“Jadi kita ini acuannya di RPJMD. Kita pastikan di semua OPD sudah ada dalam restranya di masing-masing OPD. Dan setiap tahun harus sudah dimunculkan. Termasuk dengan anggaranya. Jadi, kita tanyakan untuk bisa memastikan dan melaksanakan janji politik itu. Kita tanyakan juga apa strategi di OPD dalam merealisasikan janji kampanye itu,” pungkasnya. (Ully/Red)