20.1 C
New York
Rabu, April 22, 2026
BerandaPeristiwaSejumlah Pedagang Pasar Kranggot Tolak Divaksinasi, Begini Tanggapan Disperindag

Sejumlah Pedagang Pasar Kranggot Tolak Divaksinasi, Begini Tanggapan Disperindag

-

CILEGON, SSC – Sejumlah pedagang di Pasar Kranggot, Kota Cilegon menolak untuk mengikuti vaksinasi Covid-19 yang diselenggarakan pemerintah setempat. Kebanyakan beralasan karena takut dengan efek samping yang ditimbulkan.

Salah satu pedagang bumbu dapur Alam mengaku menolak di suntik vaksin karena khawatir dengan efek samping.

“Enggak lah. Ngapain juga? Wong sudah sehat juga. Lagian juga kalau di vaksin pasti ada dampak negatifnya,” kata Alam kepada Selatsunda.com ditemui di Pasar Kranggot,” Senin (6/9/2021).

Senada dengan Alam, pedagang lainnya, Yesi mengaku, ada rekannya juga menolak vaksinasi karena takut.

“Satu teman saya yang sama-sama karyawan toko, tidak mau divaksin. Dia takut,” ujarnya.

Sementara, pedagang lainnya, Desmawarni yang berjualan pakaian juga mengungkapkan hal yang sama.

“Kalau saya tidak setuju divaksin. Saya takut. Masalahnya vaksin ini belum teruji. Ini menurut saya, yach,” tuturnya.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Cilegon, Syafrudin mengaku, baru mendengar ada pedagang yang menolak untuk divaksinasi.

Rencananya memang Disperindag bekerjasama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Cilegon akan menggelar vaksinasi untuk para pedagang pada 18 September 2021 mendatang. Tujuannya untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Saat ini sedang kita data para pedagang di pasar se-Kota Cilegon. Alasannya mereka menolak apa? Vaksin ini untuk mencegah penularan covid-19?,” ujar Syafrudin.

Ia memaparkan, vaksinasi yang digelar
bukan hanya untuk pedagang Pasar Kranggot saja. Melainkan untuk pedagang di Pasar Cigading, Merak dan Kranggot. Sasaran pedagang yang akan mengikuti vaksinasi sebanyak 3.000 orang.

“Saat ini sedang kami data dulu oleh petugas. Kami ingin membantu pemerintah bagaimana penularan covid-19 bisa ditekan dengan vaksinasi covid-19,” pungkasnya. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen