PANDEGLANG, SSC – Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Banten pada Kementerian Perhubungan turun ke lapangan melakukan cek fisik atau ramp check kendaraan Bus Pariwisata selama Libur Idul Adha 1445 H.

Kepala BPTD Kelas II Banten, Eko Indra Yanto mengatakan, pihaknya melakukan ramp check  selama empat hari mulai dari Sabtu 15-18 Juni 2024. Kegiatan tersebut dilakukan di beberapa tempat diantaranya di lokasi wisata religi Makam Syekh Maulana Manshuruddin dan Batu Qur’an. Pada Hari ini, Selasa (18/6/2024) ramp check dilakukan di obyek wisata Pantai Putih Carita dan Sea Park Carita.

“Selama empat hari melakukan rangkaian kegiatan ramp check. Namun hanya satu kendaraan yang berhasil terjaring, karena tiga hari sebelumnya tempat wisata yang didatangi tidak ada wisatawan yang menggunakan Bus Pariwisata,  didominasi kendaraan pribadi yang pergi berkunjung makanya  hasilnya nihil,” ungkap Eko melalui keterangan tertulis yang diterima Selatsunda.com, Selasa (18/6/2024).

Baca juga  4 Pelaku Curanmor di Cilegon Digulung Polisi, Ini Modusnya

Eko menuturkan, bus yang dijaring adalah bus-bus yang dinyatakan melanggar karena tidak membawa kelengkapan. Seperti, surat-surat administrasi kendaraan seperti STNK, KPS, dan Buku Uji KIR Berkala, bus hanya membawa surat tilang yang dikeluarkan oleh Dishub DKI Jakarta.

“BPTD Banten akan terus melakukan kegiatan ramp check setiap libur akhir pekan dan libur peringatan hari-hari besar di area wisata yang berada di kawasan provinsi banten, guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang melakukan perjalanan wisata,” tuturnya.

Eko menjelaskan, ramp check ini bertujuan untuk memastikan bahwa kendaraan-kendaraan yang digunakan untuk kepentingan pariwisata memenuhi standar keamanan dan kelaikan yang telah ditetapkan.

“Dengan kolaborasi dan kesadaran dari semua pihak, diharapkan transportasi pariwisata di Banten dapat terus berkembang secara aman dan nyaman bagi semua pengguna,” pungkasnya. (Ronald/Red)