20.1 C
New York
Kamis, April 16, 2026
BerandaPemerintahanSemester I 2020, Serapan Anggaran Setda Kota Serang Jeblok

Semester I 2020, Serapan Anggaran Setda Kota Serang Jeblok

-

SERANG, SSC – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang menggelar rapat evaluasi kinerja OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di Lingkungan Pemkot Serang. Dalam rapat evaluasi, serapan anggaran di Lingkup Sekretariat Daerah (Setda) pada Semester I Tahun Anggaran 2020. Dari nilai sebesar Rp 52 miliar, anggaran baru terserap 38,82 persen atau mencapai Rp 20,19 miliar. Serapan ini jauh lebih rendah pada 2019 pada semester yang sama yakni mencapai 40 persen.

Asisten III Setda Kota Serang Komarudin mengatakan, rendahnya serapan anggaran di semester ini, disebabkan oleh pademi Covid-19 (Virus Corona) yang sudah mulai dirasakan sejak awal 2020 lalu. Itu membuat beberapa SPJ (Surat Perintah Jalan) belum terealisasi dan proses penyelesaiannya berpindah bulan hingga akhir Juli 2020.

“Dampaknya karena persoalan Covid-19 (Virus Corona) kemarin yang membuat penyerapan anggaran di semester I tidak tercapai,” kata Komarudin kepada awak media usai rapat di salah satu rumah makan di Kota Serang,” Senin (27/7/2020).

Lebih lanjut, kata Komarudin, pihaknya optimis jika seluruh SPJ selesai di proses, maka pencapaian anggaran dapat melebihi diatas 40 persen.

“Jika seluruh SPJ selesai di akhir Juli maka tidak menutup kemungkinan pencapaian serapan anggaran bisa diatas 40 persen,” lanjut Komar.

Komar tak memungkiri jika penyerapan anggaran tahun lalu jauh lebih besar jika dibandingkan tahun ini. Serapan anggaran tahun lalu lebih tinggi karena tidak ada pademi Covid-19 (Virus Corona).

“Karena ada covid-19 (Covid-19) dana haji dan MTQ tidak terserap. Saat ini, dana untuk MTQ masih belum terserap. Saat ini, kami (Pemkot Serang) masih menunggu keputusan Pemprov Banten apakah penyelenggaraan MTQ dan Haji bisa atau tidak dapat diselenggarakan,” terangnya.

Sementara Wali Kota Serang Syafrudin meminta agar seluruh OPD di Lingkup Kota Serang benar-benar berinovasi dan serius dalam segala tanggung jawab khsususnya dalam penyerapan anggaran.

“Semestinya inovasi di tiap OPD harus lebih dilakukan baik dari jajaran tertinggi hingga terbawah sekalipun. Selagi kegiatan positif akan kita dukung,” pungkasnya. (SSC-03/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen