Pengurus dari sejumlah cabang olahraga menemui Ketua KONI Kota Cilegon, Abdul Salam Salim memberikan klarifikasi, Belum lama ini. (Foto Dok KONI Cipegon)

CILEGON, SSC – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Cilegon, Abdul Salam Salim menyatakan, temuan pihaknya terkait ada 8 cabang olahraga yang terindikasi berkegiatan fiktif sudah terklarifikasi. Kata Salam, temuan telah terklarifikasi setelah pengurus 8 cabang olahraga (cabor) datang menemuinya di Kantor KONI Cilegon pada Senin 18 Oktober 2021 lalu.

“Iyah benar hari Senin mereka (8 cabor) datang mengklarifikasi ke saya. Mereka menjabarkan kondisi yang sebenarnya terjadi,” kata Salam kepada Selatsunda.com, Jumat (22/10/2021).

Pada pertemuan tersebut, kata Salam, pengurus cabor menyatakan bahwa kegiatan latihan dihentikan sementara karena mengikuti aturan PPKM. Karena aturan, para atlet yang mayoritas merupakan mahasiswa dan pelajar di Kota Serang tidak memungkinkan berlatih di Kota Cilegon.

Dengan kondisi pandemi Covid-19, latihan atlet yang tadinya di lapangan diubah polanya dengan online atau latihan secara mandiri di tempat/rumah masing-masing.

“Jadi mereka ini sudah melaporkan kondisi kepada kami (KONI Cilegon) kenapa selama ini off. Memang kondisinya, sebagian atlet ada kuliah di Serang dan latihan dilakukan secara online,” tambah Salam.

Baca juga  Komunitas Difabel di Cilegon Butuh Perda Pelindungan Disabilitas

Ia mengaku, tidak lagi menduga-duga akan temuan dari hasil evaluasi KONI dan Tim Bimpres (Bidang Pembinaan Prestasi) karena seluruhnya sudah diklarifikasi. Ia meminta, ke depan seluruh bentuk latihan fisik baik di lapangan maupun mandiri dapat diberitahukan.

“Semestinya hal-hal seperti ini mereka harus mengklarifikasi kepada kami (KONI). Mohon kami diberitahukan jika memang mereka ada latihan di Serang atau lokasi lain. Sehingga kami pun bisa secara langsung mengecek ke lokasi mereka berlatih,” ujarnya.

Penegasan itu disampaikannya karena pada 2022 mendatang atlet akan menghadapi Porprov Banten yang akan digelar di Tangerang. Atlet seluruh cabor sudah musti serius berlatih mulai saat ini.

“Saya berpesan agar seluruh atlet ini bisa serius dalam latihan. Karena kita ditarget harus bisa masuk 3 besar di Porprov 2022 mendatang. Saya minta latihan terus ditingkatkan. Anggaran-anggaran yang mereka dapatkan ini tidak sedikit dan harus dipertanggung jawabkan,” harap Salam.

Baca juga  Komunitas Difabel di Cilegon Butuh Perda Pelindungan Disabilitas

Salam berjanji, akan bisa mensejahterakan para atlet yang membawa nama baik Kota Cilegon di ajang Porprov 2022 mendatang. Dengan memberikan bonus dan bahkan memberi pekerjaan di industri bagi atlet yang berprestasi.

“Ini yang sedang saya pikirkan untuk para atlet kita yang berprestasi. Di Cilegon industri cukup banyak, bagaimana mereka ini bisa bekerja di industri untuk atlet yang memang bisa membawa medali emas” pungkasnya.

Pada pemberitaan sebelumnya, KONI Kota Cilegon melakukan evaluasi dan sidak ke sejumlah cabang olahraga (cabor) yang dibinanya selama beberapa bulan terakhir. Evaluasi dan sidak bersama dengan Tim Bimpres (Bidang Pembinaan Prestasi) ini ditemukan sedikitnya 8 cabor terindikasi berkegiatan fiktif.

Ketua KONI Kota Cilegon Abdul Salam Salim menyatakan, kedelapan cabor itu diantaranya, bola tangan, gulat, tenis lapangan, bridge, catur, woodball, cricket dan bulu tangkis. Selain berkegiatan fiktif, ia menyebut dari cabor tersebut tidak terdapat atlet ataupun pengurus (Ully/Red)