Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Cilegon, Syarif Ridwan diwawancara di Hotel Grand Pesona Merak, Cilegon. Foto Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Kota Cilegon tergolong kota yang bertabur dengan bisnis hotel dan restoran. Hanya saja, kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) pada bisnis itu masih tergolong minim atau banyak ditemukan belum memenuhi standarisasi.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Cilegon, Syarif Ridwan mengatakan, Kementerian Pariwisata RI telah mewajibkan SDM yang bekerja di hotel dan restoran harus bersertifikat. Hal itu penting agar SDM dapat bekerja secara profesional.

“Sertifikasi SDM bagi hotel maupun restoran ini sangat penting dan harus dimiliki. Dengan adanya sertifikat yang dimiliki oleh SDM ini, maka tidak akan mudah hotel maupun restoran ini dapat melakukan upgrade hotel maupun restoran,” kata Syarif saat ditemui awak media di hotelnya,” kemarin.

Diakui Syarif, sampai saat ini baru satu hotel di Cilegon yang memiliki SDM bersertifikat resmi dari Kementerian Pariwsata. Sedangkan yang lain belum memenuhi sertifikasi kompetensi kerja.

“Di Cilegon baru Amaris yang pegawainya sudah tersertifikasi, sedangkan hotel dan restoran lainnya hingga saat ini belum memiliki sertifikat,” akunya.

Menurutnya, SDM di seluruh tingkatan jabatan di hotel dan restoran perlu disertifikasi agar pelayanan yang diberikan dapat berkualitas dan profesional.

“Sertifikasi pegawai terdiri dari pegawai bidang cook (juru masak), cook helper (asisten juru masak), recepcionist, roomboy, dan yang lainnya, itu ada sertifikasinya untuk menunjang pelayanan terhadap hotel,” katanya.

Oleh karena itu, sambung Syarif, PHRI akan menyelenggarakan asesi atau uji kompetensi) yang rencana bakal diselenggarakan pada Sabtu (25/8/2018) mendatang. Sertifikasi SDM atas kerjasama PHRI Cilegon dengan Kementerian Pariwisata ini digelar tanpa dipungut biaya alias gratis.

“Rencana pada Sabtu ini 100 peserta akan mengikuti uji kompetensi yang rencana akan digelar pada Sabtu (25/8/2018) mendatang di The Royal Krakatau Hotel. Peserta yang mengikuti sertifikasi Gratis tidak dipunggut biaya apapun,” sambungnya.

Ia berharap, sejumlah hotel dan restoran, franchise/waralaba kelas dunia bisa seperti KFC, Mcdonald, Dunkin Donat, Pizza HUT, AW, Hokben dan Starbuck dapat turut bergabung dengan PHRI Cilegon sebagai anggota untuk mensukseskan kegiatan tersebut. Upaya menggandeng perusahaan-perusahaan itu dimaksudkan agar terjalin sinergitas antar para pelaku usaha bisnis hotel dan restoran di Cilegon.

“Mereka (perusahaan franchise) harus perduli dengan keberadaan kami (PHRI Kota Cilegon) Yang penting ada kebersamaan antara mereka dengan PHRI,” harapnya. (Ully/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here