20.1 C
New York
Sabtu, Desember 13, 2025
BerandaPeristiwaSimulasi Penangulangan Bencana Event Ardex 2018 di Cilegon Mulai Dipersiapkan

Simulasi Penangulangan Bencana Event Ardex 2018 di Cilegon Mulai Dipersiapkan

-

CILEGON, SSC – Persiapan Simulasi penanggulangan bencana Asean Regional Disaster Emergency Respons Simulation Exercise (ARDEX) tahun 2018 mulai dilaksanakan. Persiapan Simulasi penanggulangan bencana tsunami dan industri ini rencananya dihelat selama dua hari, pada Rabu (31/10/2018) dan Kamis (1/11/2018) di Kawasan Industri Krakatau Steel.

Wakil Direktur Latuhan Untuk Gladi Posko dan Gladi Lapangan BNPB Bagus Cahyono mengatakan, secara umum gladi yang dilakukan ini sebagai upaya dalam mempersiapkan skenario pelaksanaan Ardex di Cilegon. Persiapan skenario yang dilakasanakan ini juga untuk mengetahui berbagai kesiapan dari personil, pelaku pengendali perencana, pengawas latihan, mengecek sejauh mana kesiapan dari sarana dan prasana serta mengecek dinamika dari kegitan latihan tersebut.

“Jadi sekarang kita akan lakukan simulasi dari bagaimana menangani bencana khusunya pada bencana bahan kimia itu,” kata Bagus saat diwawanca sejumlah wartawan disela-sela kegiatan simulasi,” Rabu (31/10/2018).

Ia menambahkan, persiapan simulasi ini, diikuti peserta dari berbagai unsur baik dari tingkat Kota Cilegon, Provinis Banten, OPD (Organisasi Perangkat Daerah), Kementrian Lembaga Pusat yang terkait (Kementrian Kesehatan, BMKG, Basarnas dan BNPB.

“Skenario yang dilakukan kali ini yakni, ketika terjadi gempa di Kawan Provinsi Banten dengan diikuti luka dengan bencana tsunami. Nah, rupanya gempa yang terjadi Iyu merusak pabrik kimia sehingga keluarlah cairan berbahaya dan beracun keluar dari pabrik tersebut. Ternyata, tumpahan minyak ini masuk ke masyarakat. Akan tetapi, kondisi ini tidak bisa diatasi dengan baik, akhirnya meminta bantuan ke negara ASEAN untuk membantu kejadian ini,” tambahnya.

Diakui Bagus, tidak seluruh negara Asean turut dalam kegiatan Ardex ini. Namun prinsipnya, BNPB mengapresiasi sejumlah negara ASEAN yang turut mengikuti pelaksanaan Ardex ini.

“Intinya bukan siapa paling dekat tetapi, kita lihat siapa yang benar-benar siap membantu menyelesaikan bencana bahan kimia ini. Saya pikir, Cilegon ini sudah jago untuk menyelesaikan persoalan bahan kimia,” ujarnya.

Perlu diketahui, perhelatan ASEAN Regional Disaster Emergency Simulation Exercise (ARDEX) atau simulasi penanggulanan bencana tingkat Asia Tengara ini akan dilangsungkan pada 5-10 November 2018 mendatang di Kota Cilegon.

Adapun negara-negara peserta yang mengikuti ARDEX ini, yakini, Indonesia, Filipina, Malaysia, Singapura, Thailand, Brunei Darussalam, Vietnam, Laos, Myanmar, Kamboja, Bangladesh, Papua Nugini, Timor Leste dan Republik Tiongkok. Selain negara Asia, juga akan hadir beberapa negara lain seperti, Belanda, Rusia, Amerika Serikat dan Jepang. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -