Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Cilegon mendaftar bakal calon legislatif 2019 di KPU Cilegon, Minggu (15/7/2018). Foto Elfrida Ully Artha/selatsunda.com

CILEGON, SSC – Masa pendaftaran bakal calon legislatif (bacaleg) DPRD akan berakhir 17 Juli 2018 mendatang, namun baru Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang  mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cilegon.

Ketua DPD (Dewan Perwakilan Daerah) PKS Kota Cilegon, Abdul Ghoffar mengakui, ada beberapa persyaratan bacaleg yang harus dilengkapi untuk bisa lolos pendaftaran. Sejumlah berkas yang harus dilengkapi diantaranya kelengkapan berkas SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian), hasil tes kesehatan serta berkas dari Pengadilan.

“Kita akan segera lengkapi berkas yang masih kurang ini. Meskipun dari pihak KPU akan menginformasikan pengembalian berkas kekurangan kita, kita optimis di tanggal 21 Juli mendatang sudah bisa menyerahkan berkas kekurangan itu ke KPU,” kata Ghoffar di Kantor KPU Kota Cilegon, Minggu (15/7/2018).

Ia menerangkan, pendaftaran bacaleg itu sesuai dengan arahan DPP (Dewan Pengurus Pusat) sejak Agustus 2017 lalu. Sebelum menempuh itu, PKS melakukan penjaringan baik calon dari internal partai maupun eksternal (tokoh masyarakat, aktivis maupun ormas).

“Kita ingin, para tokoh masyarakat aktivis maupun ormas ini bisa bersama-sama berjuang melalui pemilu legislatif, ” tuturnya.

Dengan keikutsertaan para tokoh masyarakat dan tokoh ormas, target yang diharapkan bisa tercapai pada pileg 2019 mendatang.

“Kami yakni target ini dapat tercapai, sehingga PKS dapat menjemput kemenangan di pemilu 2019 melalui kerja keras dan koordinasi yang maksimal dan terstruktur,” imbuhnya.

Di tempat yang sama, Ketua KPU Kota Cilegon Irfan Alfi, mengaku, PKS menjadi  partai pertama yang mendaftar bacaleg di KPU Kota Cilegon. Saat ini, KPU sedang melakukan verifikasi berkas pendaftaran yang diserahkan.

“Kita (KPU) tinggal melakukan verifikasi saja berkas milik PKS. Setelah dilakukan verifikasi , berkas itu akan kita sampaikan kembali dalam bentuk berita acara akan hasil penelitian yang kita lakukan itu. Nanti akan ketahuan, apakah berkas yang dimiliki oleh PKS ini lengkap atau tidak,” ujar Irfan. (Ully/Red)

Komnetar anda tentang berita diatas?