
CILEGON, SSC – Kapal Motor Penumpang (KMP) Batumandi yang terbakar di Perairan Merak, Kota Cilegon, Banten masih terus dilakukan pemadaman hingga Rabu (21/10/2026) pagi. Sejumlah kapal tugboat dan kapal patroli unsur gabungan SAR tengah melakukan pemadaman.
Pantauan Selatsunda.com di lokasi sekitar sekitar pukul 07.45 WIB, kapal tugboat dan kapal patroli memadamkan kebakaran KMP Batumandi. Terlihat Kapal KPLP P215, Kapal Tugboat Gunung Cipala dan kapal lainnya berusaha memadamkan api dengan water canon.
Kasubdit Patroli Airud Polda Banten, AKBP Lis Handaya mengatakan, saat ini proses pemadaman KMP Batumandi tengah dalam pendinginan.
“Saat ini pendinginan paska kekabaran semalam. Terakhir titik api masih ada pukul 07.00 WIB. Sempat menyala sebentar, kemudian dipadamkan kembali unsur gabungan,” ujar Kasubdit Patroli Lis.
Pemadaman itu, kata lis menggunakan water canon. Karena masih terdapat asap yang keluar dari dalam kapal.
“Kami menggunakan water canon. Tetapi asap masih mengebul. Potensi masih ada, yang tidak terjangkau oleh water canon,” ucapnya.
Pihaknya menduga, titik api masih keluar dari buritan kapal.
“Sementara, titik yang mengeluarkan asap ada di belakang. Potensinya ada di kamar mesin, karena kami pertama kali mendapat laporan dari kamar mesin,” terangnya.
Pemadaman KMP Batumandi dilakukan bergantian. Lis menyebutkan ada sedikitnya 8 kapal yang dikerahkan untuk pemadaman baik kapal tugboat maupun kapal patroli.
“Sampai detik ini total untuk kapal yang melaksanakan pemadaman, sekitar 8 tugboat. Pemadaman bergantian. Ada Kapal Tetuka dari Basarnas, juga menggunakan water kanon, KPLP dan trisula kemudian dari ASDP juga menggunakan rubber-rubbernya evakuasi oil,” pungkasnya. (Ronald/Red)




