Dump truk menabrak mobil PJR Serang saat di Tol Tangerang Merak, Kota Serang, Minggu (1/11/2020). Foto Istimewa

SERANG, SSC – Sopir Dump Truk Hino inisial EF yang menabrak kendaraan PJR Korlantas Polri, Suzuki Ertiga dan kendaraan derek Astra Infra Tol Road di Tol Tangerang Merak Kilometer 66, Kota Serang yang sebelumnya melarikan diri akhirnya ditangkap polisi. Pelaku EF ditangkap tidak lama setelah kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi.

Dirlantas Polda Banten, Kombes Pol Rudi Purnomo mengatakan, pihak kepolisian pasca kejadian langsung menelusuri keberadaan terduga pelaku dari informasi yang diberikan pemilik truk. Tidak berselang lama pukul 13.30 WIB, terduga diamankan.

“Dia (terduga) diamankan. Kita menghubungi pemilik, pengurus truk itu. Suruh menyerahkan. Tadi (Minggu) pagi akhirnya dibawa sama kita,” ungkap Dirlantas dikonfirmasi, Senin (2/11/2020).

Baca juga  Selama Corona, Satpol PP Cilegon Angkut 1.800 Miras Berbagai Merek

Pelaku dalam pengakuannya, kata Dirlantas, bukan berniat melarikan diri pasca kejadian. EF mengaku menyelamatkan diri untuk menghindari amuk massa.

“Pengakuannya dia, kabur itu karena takut. Kemudian ada masyarakat yang di luar tol,
dikira mau menghakimi dia, ternyata dia menyelamatkan diri,” tuturnya.

Dalam penyelidikan kasus tersebut, EF saat menabrak tiga kendaraan diduga dalam kondisi mengantuk. Sebelum kejadian terjadi, EF yang saat itu berangkat dari Tangerang hendak ke Merak diketahui beristirahat di bahu jalan sekitar 1 kilometer dari lokasi kejadian. EF lalu dibangunkan oleh petugas pengelola tol untuk melanjutkan perjalanan. Namun tidak disangka saat melanjutkan perjalanan, EF malah menabrak tiga kendaraan.

“Jadi dia mengantuk. Jadi sebelumnya, dia tidur di bahu jalan, dibangunkan petugas patroli MMS, tol. Kan disitu arus balik maka dibangunkan lah dia. Kemudian dia jalan, kurang lebih satu kilo, kemudian nabrak,” ungkapnya.

Baca juga  Selama Corona, Satpol PP Cilegon Angkut 1.800 Miras Berbagai Merek

Kasus laka tol ini mengakibatkan pengemudi Suzuki Ertiga luka berat dan seorang petugas PJR Korlantas Polri luka ringan. Penyelidikan perkara masih ditindak lanjuti penyidik Ditlantas Polda Banten.

“Kita lihat dulu, dia benar lalai atau ada tambahan lagi, biar lebih akurat. Kita cek dulu,” paparnya. (Ronald/Red)