Ilustrasi ASN (Foto Dokumentasi Selatsunda.com)

CILEGON, SSC – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon telah mengusulkan formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk Tahun 2024 ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB). Kabarnya, usulan diajukan sebanyak 300 formasi PPPK.

“Pada 2024 ini, kami sudah ajukan 300 orang untuk PPPK. Pembukaan PPPK ini dimulai pada Mei 2024 nanti. Usulan kami (BKPSDM) ke BKN sebanyak 300 orang tapi kami belum tahu keputusan apakah usulan kami ini di setujui oleh pemerintah pusat atau tidak,” kata Kepala Bidang Pengadaan Pemberhentian Dan Informasi Pegawai pada BKPSDM Kota Cilegon, Esih Yuandesih kepada Selatsunda.com, Rabu (28/2/2024).

Kata Esih, meski Pemkot Cilegon telah mengajukan 300 pegawai untuk seleksi tenaga PPPK. Namun ia belum mengetahui secara detail formasi yang disetujui.

Baca juga  HUT Kota Cilegon ke-25 Bakal Meriah, Akan ada Band Ibu Kota Jamrud di Hari Puncak

“Belum dapat secara rincian formasi kebutuhanya berapa. Kami masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat,” ujar Esih.

Lebih lanjut, Esih mengungkapkan, pada 2023 ini, pihaknya tengah melakukan penginputan NIK kepada 166 tenaga honorer menjadi tenaga PPPK. Yang terdiri dari 90 orang tenaga kesehatan dan 76 orang tenaga pendidikan.

“Kami lagi on prossess terkait penginputan NIK-nya. Mudah-mudahan target sebelum lebaran sudah dilakukan pelantikan 166 tenaga honorer ini menjadi P3K,” katanya.

Esih mengatakan, berdasarkan data base total tenaga honorer di Kota Cilegon mencapai 2.793 orang dan sudah diangkat menjadi PPPK sebanyak 1.200 orang. Saat ini Kota Cilegon masih harus menyelesaikan 1400 tenaga honorer untuk diangkat menjdi PPPK.

Baca juga  Pilkada Kota Cilegon Makin Hangat, Deklarasi Dukungan Robinsar Mengalir

“Kalaupun ada rencana penghapusan tenaga honorer di Desember 2024, secara pasti, kami belum menerima secara pasti wacana penghapusan tenaga honorer itu. Atau tetap bekerja dalam sistem,” pungkasnya. (Ully/Red)