Kepala Disperindaginkop UKM Kota Serang, Yoyo Wicaksono diwawancara di kantornya, Rabu (4/3/2020). Foto Ajat Sudrajat/Selatsunda.com

SERANG, SSC – Rencana relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang ada di Stadion Maulana Yusuf Ciceri ke Pasar Kepandean tampaknya tidak berjalan mulus. Pasalnya, pedagang enggan direlokasi dengan sejumlah alasan.

Kepala Dinas Perdagangan Industri Koperasi Usaha Kecil Menengah (Disperindaginkop UKM) Kota Serang, Yoyo Wicaksono mengatakan, upaya untuk merelokasi PKL Stadion ke Kepandean sudah dilakukan. Hanya saja, kata dia, PKL tidak pro aktif. Oleh sebabnya, fasilitas awning yang telah dibangun jika tidak digunakan PKL Stadion akan dialihkan kepada pedagang lain.

“PKL stadion sendiri ya nampaknya mereka jelas tidak mau, dia selalu mencari berbagai dalih, alasan tidak ada upaya proaktif, di giring-giring juga masih kelihatannya keberatan, yasudah,” ujarya ditemui diruang kerjanya, Rabu (4/3/2020).

Baca juga  Kembangkan Emping di Pabean, Pemkot Cilegon Dirikan Sentra IKM

Meski rencana pengalihan belum final, kata Yoyo, pihaknya akan terlebih dahulu menyampaikan rencana tersebut kepada kepala daerah.

“Mungkin saya akan minta izin kepada pak walikota untuk diberikan ke yang lain,” jelasnya.

Sampai saat ini, lanjutnya, auwning di Pasar Kepandean diperuntukan para pedagang Stadion Maulana Yusuf. Karena sudah terdata di Disperindaginkop UKM Kota Serang.

“Selama SK Walikota itu tidak dicabut masih untuk PKL Stadion,” pungkasnya. (MG-01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini