
CILEGON, SSC – Penanaman kabel dibawah tanah di Jalan Protokol mulai dari Jalan Pertigaan PCI hingga Perempatan ADB, meleset dari target yang direncanakan. Mulanya, Pemerintah Kota Cilegon menargetkan penanaman kabel bawah tanah dapat rampung pada akhir November. Namun, target itu meleset dan diperkirakan akan rampung pada pertengahan Desember 2025.
“Rencana untuk relokasi kabel udara, telekomunikasi, memang kita targetkan di awal, akhir November kita sudah bisa memotong kabel lah yang ada di udara. Hanya saja memang didalam perjalanan, tidak semudah apa yang kita pikirikan,” ujar Staf Ahli Walikota dan juga Plt Asda II Kota Cilegon, Aziz Setia Ade, Senin (1/12/2025).
“Walaupun memang menurut pernyataan Apjatel, bahwa relokasi kabel di Cilegon ini, relokasi yang tercepat dibanding daerah lain. kalau daerah lain bisa sampai 6 bulan, 8 bulan, tetapi di Cilegon hanya 3 bulan sudah bisa diselesaikan,” sambungnya.
Aziz tidak menepis tidak tercapainya target itu karena terdapat kendala. Ia mengungkapkan, kendala itu diantaranya beberapa provider belum menyediakan kabel penggantinya.
“Ternyata sampai akhir november, yang rencana kita mau selesaikan itu terdapat kendala. Terkait dengan penyediaan kabel penggantinya yang diseiapkan masing masing provider. Kendalanya disitu,” terang Aziz.
Kendala belum tersedianya kabel pengganti, kata Aziz, itu dari provider. Tidak semua bisa langsung menyediakan kabel, namun kata Aziz, ada juga yang perlu melalui mekanisme di perusahaannya.
“Itu dari perusahaan. Ini kan semua serba cepat. Apalagi ada (kabel) yang terkait dengan BUMN. Itu kan harus diusulkan dahulu, dan disiapkan. Alhamdulillah kita bernegosiasi dengan kawan-kawan BUMN, Telokmsel dan sebagaianya, supaya itu diselesaikan di tahun ini juga,” ujarnya.
Meski terdapat kendala itu, kata Aziz, terkait penggalian sudah rampung. Kabel sudah 90 persen ditanam di tanah.
Targetnya, penanaman kabel rampung dipertengahan Desember 2025. Bilamana kabel telah seluruhnya ditanam, pemotongan kabel secara seremonial akan dilaksanakan bersamaan dengan peresmian pembangunan trotoar di simpang Landmark. Di mana diketahui, saat ini trotoar dalam tahap pembangunan.
“Untuk penggalian sudah selesai semua. Alhamdulillah, kabel-kabel itu sudah mencapai 90 persen, yang baru sudah mulai ditarik dibawah. Setelah itu kita akan mengadakan pemotongan seremonial oleh Pak Walikota. Pemotongannya tidak semua, pemotongannya bertahap juga. Karena panjang dimiliki provider,” tuturnya.
“Jadi tetap bertahap, hanya saja yang semula seremoni pemotongan kabel, di akhir bulan November. Kemungkinan akan bergeser ke peterntagan Desember, tidak melewati Tahun 2025. Rencananya di-launching-nya dengan pembangunan trotoar yang baru. Jadi trotoar sudah bagus, kabel juga sudah selesai,” sambungnya.
Aziz menyinggung terkait dengan kondisi trotoar paska dilakukan penggalian. Berdasarkan rapat terdahulu dan kesepakatan dengan Apjatel, kondisi trotoar dikembalikan ke kondisi semula. Keramik yang rusak, diminta untuk diganti setidaknya mirip dengan yang semula.
“Sesuai dengan rapat dan kesepakatan, Apjatel akan mengembalikan ke posisi semula. Jadi tidak hanya lobang, kalau bisa beberapa meter, itu diganti semua. Agar menggantinya itu, indah terlihat. Keramik (rusak), diganti agar seragam,” pungkasnya. (Ronald/Red)




