:
Foto Ilustrasi (Sumber: Unicef.org)

SERANG, SSC – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang melalui Dinas Pertanian (Distan) Kota Serang berencana memberikan bantuan pangan mentah kepada 400 balita yang ada di Kota Serang. Bantuan tersebut diberikan sebagai upaya untuk menurunkan angka gizi buruk dan stunting pada balita dan anak.

“Bantuannya bukan lagi untuk masyarakat luas, tetapi khusus untuk balita-balita yang membutuhkan,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Pangan pada Distan Kota Serang, Andriyani di konfirmasi melalui sambungan telepon, Kamis (1/10/2020).

Ia menyatakan, bantuan yang diberikan berupa bahan pangan mentah yang bergizi dan seimbang. Seperti kacang hijau dan gula merah yang mengandung sumber protein nabati, wortel dan jagung manis termasuk kelompok sayuran, dan lain sebagainya.

“Kemudian juga buah-buahan seperti jeruk, hingga karbohidratnya dari kentang. Ini untuk memenuhi kebutuhan makanan yang bergizi dan seimbang untuk balita,” imbuhnya.

Baca juga  Diduga Rem Blong, Truk Pengangkut Cairan Kimia Terguling di SPBU Grogol

Adapun rencana penyaluran bantuan tersebut, kata dia, masih dalam persiapan pengadaan. Sebab, pihaknya masih menunggu data jumlah penerima bantuan (anak gizi buruk dan stunting) dari Dinas Kesehatan.

“Dalam bantuan ini, tentu kami bekerjasama dengan Dinkes yang bertanggungjawab dalam hal kesehatan masyarakat. Dinkes yang memiliki data jumlah balitanya,” sambungnya.

Ia menargetkan, bantuan pangan akan disalurkan pada pertengahan bulan Oktober mendatang.

“Kita upayakan bulan Oktober di minggu kedua sudah disalurkan kepada balita. Sementara kami inginnya akhir September ini sudah ada, tapi kami juga memaklumi karena Dinkes saat ini tengah sibuk menangani Covid-19, jadi paling telat awal Oktober sudah ada (datanya),” terangnya.

Sementara itu, Kepala Distan Kota Serang, Edinata Sukarya menuturkan, bantuan pangan mentah tersebut baru pertama kali dilaksanakan.

Baca juga  Tak Serahkan PSU, Pengembang Perumahan di Kota Serang Terancam Sanksi Pidana

Hal itu menindaklanjuti Keputusan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Nomor 42/M.PPN/HK/04/2021 tentang Penetapan Perluasan Kabupaten/Kota Lokasi Fokus Intervensi Penurunan Stunting Terintegrasi Tahun 2021.

“Atas dasar ini, kami sebagai OPD terkait turut serta untuk intervensi penurunan angka stunting di Kota Serang,” kata Kadistan Kota Serang, Edinata Sukarya.

Ia menilai, program tersebut dapat menjadi program bersama dalam menurunkan angka stunting yang terjadi pada anak di Kota Serang. Sehingga, anak dapat tumbuh dengan pemenuhan gizi seimbang.

“Ini sangat bagus, dan tentu akan ada program lain yang menunjang juga (program penurunan angka stunting lainnya),” tandasnya. (SSC-03/Red)