Gedung Setda baru Kota Cilegon, Kamis (26/8/2021). Foto Ronald/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Temuan BPK terkait kelebihan pembayaran atas ketidaksesuaian spesfikasi kontrak pembangunan gedung kantor baru Sekretariat Daerah (Setda) belum sepenuhnya dikembalikan.

Plt Inspektur Kota Cilegon, Didin S Maulana mengatakan, dari total kelebihan pembayaran pembangunan gedung Setda senilai Rp518,34 juta dan denda keterlambatan Rp50,51 juta, rekanan baru mengembalikan Rp 20 juta.

“Disetorkan itu Rp 20 juta, ada bukti masuk yang dilaporkan DPUTR ke kami tanggal 30 Juni,” ujarnya, Kamis (26/8/2021).

Ia menyatakan, Inspektorat masih mengkaji mengapa terdapat keterlambatan dalam pengembalian kerugian negara. Di mana batas waktu pengembalian ditetapkan dengan jatuh tempo 60 hari.

“Kita juga harus cari tahu lagi, penyebabnya kenapa terjadi keterlambatan pengembalian ini. Tetap akan kami kaji dulu,” tuturnya.

Baca juga  Ribuan UMKM di Cilegon Belum Kantongi Sertifikat Halal

“Karena kalau lebih 60 hari, nanti ada konsekuensinya. Apakah ada penagihan dari pihak lain atau bagaimana. Tetap kami akan tanyakan dengan dinasnya,” tambahnya.

Selain temuan Gedung Setda, kata Didin, temuan BPK lainnya menyangkut kelebihan pembayaran proyek peningkatan jalan dan jembatan sebesar Rp179,64 juta juga belum sepenuhnya dikembalikan. Ia menyatakan, kelebihan baru dikembalikan sekitar Rp 52 juta.

“Jadi kalau dihitung total kelebihan pembayaran dari Gedung Setda dan 6 kegiatan di DPUTR yang jadi temuan, itu baru dikembalikan kurang lebih 10 persen,” paparnya.

Progres pengembalian kerugian negara memang terus dilaporkan kepada BPK setiap tiga bulan. Bahkan bukan hanya BPK, rencana aksi dari atas temuan-temuan tersebut juga dipantau oleh KPK.

Baca juga  Kota Cilegon Kerap Banjir, Ternyata Ini Penyebabnya!

“Memang itu diminta KPK, action plannya.
Jadi jumat besok akan di evaluasi dengan OPD-OPD termasuk PU. Salah satunya evaluasi temuan BPK. Baru pekan depan dengan KPK. Karena berkaitan dengan sistem monitoring Center for Prevention KPK, pencegahannya,” pungkasnya. (Ronald/Red)