Pemilik rumah tak layak huni Neneng Hartati menunjukan kondisi rumahnya,” Sabtu (14/8/2021). Foto : Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Warga Kota Cilegon masih ditemukan hidup dibawah garis kemiskinan. Itu ditemukan oleh Anggota DPRD Kota Cilegon, Qidatul Sitta saat mengunjungi rumah seorang warga di Lingkungan Barokah, Kecamatan Jombang.

Kondisi rumah dari pasangan suami istri, Nana Maulana dan Neneng Hartati ini sungguh memprihatinkan. Pasutri yang hidup bersama keluarga selama 25 tahun di lingkungan tersebut tinggal dengan rumah yang tidak layak huni.

Seketaris Komisi II DPRD Kota Cilegon Qidatul Sitta saat melakukan pengecekan rumah tidak layak huni di di Kampung Barokah, Jombang, Cilegon Sabtu (14/8/2021). Foto : Elfrida Ully/Selatsunda.com

“Rumah yang mereka tinggali ini memang tidak layak. Kalau musim hujan sering bocor. Kalau musim kemarau debu semua. Atap rumahnya banyak yang berlubang. Tembok rumah ya pun banyak tambalan pakai terpal,” kata Sitta kepada Selatsunda.com ditemui usai melakukan tinjauan, Sabtu (14/8/2021).

Dengan kondisi ini, Sitta yang juga Sekretaris Komisi II DPRD ini akan meminta Dinsos untuk segera turun tangan. Oleh dia, Dinsos diminta untuk memasukan keluarga tersebut ke dalam program Bedah Rumah milik Pemkot Cilegon.

Baca juga  Realisasikan Bunkering, Krakatau International Port Lengkapi Pelayanan Kapal di Selat Sunda

“Nanti saya akan bantu dan kawal untuk rehab rumah Pak Nana ini. Ini perlu ada kerjasama antara RT, lurah, camat maupun kader Posyandu memastikan warganya untuk masuk program pemerintah. Jangan sampai ada lagi warga miskin di Cilegon jika koordinasi antar dinas ini berjalan dengan baik,” lanjut Sitta.

Tak hanya itu, Politisi PKS ini juga meminta agar Dinsos melakukan verifikasi data miskin sesuai data dan harus tepat sasaran.

“Harus di verifikasi step bay step. Harus tepat sasaran juga. Saya juga akan upayakan agar Bu Neneng ini bisa dapat bantuan dana dari Pemkot Cilegon,” lanjutnya.

DPRD, kata Sitta, juga dalam waktu dekat akan melakukan pembahasan RKA (Rencana Kerja Akhir) dengan seluruh OPD di Cilegon.

Baca juga  PTM Berjalan Tiga Pekan, Dindik Cilegon Klaim Tak Temukan Klaster Sekolah

“Pasti di rapat RKA ini kami (Komisi II) akan evaluasi. Sudah sejauh mana program yang sudah dijalankan oleh Dinas Sosial. Selama pademi covid-19, berapa persen juga realiasi kinerja yang mereka kerjakan,” pungkasnya.

Sementara itu, pemilik rumah, Neneng Hartati mengaku baru pertama kali didatangi oleh anggota DPRD ke rumahnya. Selama ini, tidak ada satu pun anggota DPRD yang melihat kondisinya meski ada anggota DPRD lainnya yang tinggal tak jauh dari rumahnya.

“Enggak ada yang datang. Saya pernah ke rumah salah satu anggota dewan, tapi alasannya selalu enggak ada di rumah. Makanya saya mohon bu Sitta, bantu keluarga saya. Sama siapa lagi saya minta tolong. Saya gak mampu buat benerin rumah ini,” pungkas Neneng sambil menangis. (Ully/Red)