SERANG, SSC – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Serang, Budi Rustandi turun ke Puskesmas Serang menyikapi adanya laporan seorang ibu hamil yang saat memeriksa Kesehatan diduga ditolak untuk dilayani. Politisi Partai Gerindra ini pun langsung melakukan inspeksi dadakan.

Kepada media, ia menyebut agar tidak ada lagi kasus serupa dan masyarakat mendapatkan pelayanan yang terbaik.

“Panggil semua kepala Puskesmas termasuk Komisi II agar di breafing semua beri masukan bagaimana melayani masyarakat yang baik. Memberikan informasi dengan detail agar masyarakat paham,” jelasnya kepada awak media di Puskesmas, Jumat (15/1/2021).

Budi menegaskan, jika masih ada puskesmas yang tidak melakukan pelayanan dengan baik, pihaknya akan meminta Walikota Serang agar dapat memberi sanksi tegas.

Baca juga  Video Geng Motor Acungkan Pedang di Jalanan Kota Serang Viral

“Saya akan beri rekomendasi sanksinya akan berhentikan,” tegasnya.

Belajar dari kasus ibu Hamliah, ia mengatakan seharusnya pihak puskesmas dapat memberikan penanganan pertama kepada pasien berdasarkan rasa kemanusiaan.

“Turunkan dulu minimal ada penanganan pertama, kalau ada kendala administrasi menurut saya itu menyusul, karena keselamatan nyawanya,” jelasnya.

Sebelumnya diketahui, Hamliah, warga asal Lingkungan Kubang Kemiri, Kelurahan Sukawana, Kecamatan Serang, Kota Serang harus rela kehilangan janin yang dikandungnya selama 6 bulan. Janin yang dikandungnya meninggal dunia diduga saat memeriksa kesehatannya ditolak oleh Puskesmas Serang. (SSC-03/Red)