Teror Bom di Stasiun Cilegon Berasal dari SMS Gelap

45

CILEGON, SSC – Teror bom yang terjadi di kereta api jurusan Merak-Rangkasbitung KA 649 berasal dari SMS (Short Message Service) gelap yang diterima oleh salah satu kondektur Rasidi.

“Informasi yang kami (Polres,red) dapatkan ada pesan gelap yang dikirimkan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab diterima oleh salah satu kondektur kereta api tujuan jurusan Merak-Rangkasbitung KA 649 ,” ungkap Kapolres Cilegon AKBP Rizki Agung Prakoso saat dikonfirmasi melalui sambungan telepone selurernya, Jumat (1/6/2018)

Ia menambahkan, setelah dilakukan penelusuran oleh kepolisian Polres Cilegon dan detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Banten tidak ditemukan benda yang mencurigakan.

“Setelah dilakukan penelusuran tidak ditemukan benda yang mencurigakan dari sms yang dikirim oleh mereka,” tambahnya.

Rizki berharap, masyatakat tak perlu khawatir dengan kondisi tersebut. Pihak kepolisan akan siap siaga menjaga keamanan untuk daerah-daerah vital yang banyak dikunjungi masyarakat.

“Jangan khawatir kita (pihak kepolisian) akan tetap menjaga keamanan dan kenyamanan masyatakat di sini,” harapnya. (Ully/red)

Komnetar anda tentang berita diatas?