Ketiga pelalu yang diduga melakukan penganiayaan salah seorang warga Mancak di JLS, beberapa wakru lalu diamankan oleh Tim Resmob Satreskrim Polres Cilegon, Rabu (22/5/2019). Foto Ronald/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Tiga pelaku yang diduga melakukan penganiayaan terhadap Wahyudi (20), Warga asal Kampung Blokang, Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang di Cilegon Park, Jalan Lingkar Selatan, ditangkap Reserse Mobil (Resmob) Satreskrim Polre Cilegon. Ketiga pelaku ditangkap ditempat berbeda pada Selasa (25/5/2019) malam dan Rabu (26/5/2019) dini hari.

Kasat Reskrim Polres Cilegon, AKP Dadi Perdana Putra mengatakan, penangkapan terhadap ketiga pelaku berinisial AN (17) TN (16) IN (23) ini setelah penyidik melakukan pengembangan kasus dugaan penganiyaan. Polisi menangkap ketiga pelaku ditempat berbeda.

“Ada tiga pelaku yang kita tangkap. Ketiga teraangka ini ditangkap di beda tempat. Pertama, pelaku AN ditangkap dirumahnya di wilayah Kelurahan Bagendung, tadi malam. Setelah menangkap AN, pelaku TN, hari ini sekitar pukul 04.00 ditangkap di Jalan Temu putih tadi malam. Setengah jam kemudian pelaku lain, IN ditangkap di alun-alun,” Ujar Kasat ditemui dikantornya, Rabu (22/5/2019).

Dalam penangkapan tersebut, kata Kasat, barang bukti turut diamankan petugas. Ketiganya langsung diamankan ke Mapolres Cilegon.

“Barang bukti yang kita amankan, dua kendaraan motor dan 1 unit handphone,” tandasnya.

Diketahui sebelumnya, Wahyudi (20) terluka parah saat sedang ngabuburit di Jalan Lingkar Selatan tepat di depan perumahan Cilegon Park, Kota Cilegon, Rabu (15/5/2019). Warga asal Kampung Blokang, Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang ini diduga dianiaya sekelompok orang. Dalam penganiayaan itu, kepala korban mengalami bocor. Bahkan telepon genggam miliknya juga dirampas dalam insiden itu.

Informasi yang dihimpun selatsunda.com, kejadian terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Kejadian bermula ketika korban sedang duduk di pinggir jalan menunggu waktu berbuka puasa. Tiba-tiba, ada sekitar 4 orang tidak dikenal menghampiri korban dengan motor. Korban pun langsung dianiaya. (Ronald/Red)

Komnetar anda tentang berita diatas?