CILEGON, SSC – Pemerintah Kota Cilegon terus melakukan terobosan mengembangkan potensi yang dimiliki warganya dalam meningkatkan ekonomi. Ini dilakukan oleh Kelurahan Randakari.
Salah satu upaya yang dilakukan kelurahan yang ada di Kecamatan Ciwandan ini dengan menyediakan wadah untuk pelaku UMKM. Wadah pasar UMKM itu akan didirikan di Jalan Lingkar Selatan (JLS) karena merupakan jalur wisata antara Cilegon menuju Anyer.
Lurah Randakari, Hairul Amri mengatakan, inovasi terbaru yang dibuat ini, sebagai upaya dalam meningkatkan perekonimian masyarakat Randakari. Selain itu, untuk memudahkan masyarakat untuk membeli kebutuhan tanpa harus ke Kota Cilegon.
“Selama ini memang tidak ada pasar di wilayah ini (Kelurahan Randakari). Mau beli apa aja susah. Jadi, melihat kondisi tersebut, kita (Kelurahan Randakri) membuat terobosan dengan membangun pasar UMKM,” kata Hairul Amri kepada Selatsunda.com ditemui di Kantor Walikota Cilegon, Senin (29/5/2023).
Ia menambahkan, pasar UMKM di JLS ini akan dibangun untuk nantinya dapat ditempati 16 hingga 25 pelaku UMKM. UMKM yang akan menempati lapak ini, diantaranya pedagang produk makanan seperti keripik singkong, anting-anting dan pembuatan gula merah.
“Pelaku UMKM ini tidak dipungut biaya sewa lapak. Namun, mereka dikenakan untuk membayar uang air per bulan Rp 50.000,” tambah Hairul.
Ia berharap dengan dilaksanakannya pasar tradisional UMKM bisa meningkatkan perekonomian warga sekitar.
“Dengan kegiatan ini, harapannya bisa membantu ekonomi warga di Randakari, dan bisa berkelanjutan atau konsisten,” pungkasnya. (Ully/Red)

