SERANG, SSC – Untuk meningkatkan kesadaran akan kebersihan lingkungan, Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) dari Universitas Bina Bangsa (UNIBA) menciptakan tempat sampah inovasi teknologi canggih. Mahasiswa Uniba yang tergabung dalam KKM Kelompok 24 meluncurkan alat edukasi ‘Robot Tempat Sampah Pintar’ ini di Desa Kelapian, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.

Tempat Sampah ini dapat membuka sendiri dan berbicara, mengucapkan terima kasih kepada warga yang membuang sampah.

Bidang Teknologi Tepat Guna dan Informasi, Muhammad Naufal Ramadhan menjelaskan, pengembangan robot ini merupakan bagian dari proyek KKM mahasiswa UNIBA yang bertujuan untuk menghadirkan solusi inovatif dalam mengatasi masalah sampah dan meningkatkan kesadaran lingkungan di masyarakat.

“Robot Tempat Sampah Pintar ini didesain dengan modifikasi menggunakan teknologi Arduino dan berbagai modul lainnya. Robot ini mampu mendeteksi saat seseorang mendekat untuk membuang sampah, lalu secara otomatis membuka tutup tempat sampahnya,” ujar Naufal, Senin (11/9/2023).

Baca juga  Pansus Raperda RPJPD Bedah Total Pembangunan Kota Cilegon di 2025-2045

Naufal juga mengungkapkan, robot tersebut bisa berbicara dengan suara ramah, yang kemudian mengucapkan terima kasih kepada warga yang berkontribusi dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Kami merasa sangat antusias untuk mengembangkan solusi inovatif ini. Kami berharap bahwa Robot Tempat Sampah Pintar ini dapat memotivasi masyarakat Desa Kelapian dan sekitarnya untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan,” terangnya.

Pengenalan Robot Tempat Sampah Pintar ini mendapat sambutan hangat dari warga setempat. Masyarakat Desa Kelapian sangat menyambut baik inovasi ini dan berencana untuk menjadikannya sebagai bagian integral dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan.

Salah satu warga Desa Kelapian, Eti mengatakan, Robot Tempat Sampah Pintar yang diciptakan adalah ide yang sangat brilian dan bermanfaat bagi masyarakat Desa Kelapian.

“Kami berterima kasih kepada mahasiswa UNIBA kelompok 24 yang telah memberikan kontribusi nyata dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan kami,” terangnya.

Baca juga  Kisah Pelajar Cilegon, Bayu Bakhtiar Sukses Raup Omset Puluhan Juta, Ini Bisnisnya

“Robot Tempat Sampah Pintar ini merupakan contoh nyata bagaimana kolaborasi antara dunia pendidikan dan masyarakat dapat menghasilkan solusi inovatif yang dapat meningkatkan kualitas hidup bersama,” ucap Eti.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKM Kelompok 24 Uniba, Asnawi berharap bahwa inovasi ini akan menjadi inspirasi bagi lebih banyak orang untuk terlibat dalam upaya pelestarian lingkungan. Ia juga berharap dengan inovasi ini dapat semakin menjadi percontohan dalam menghadapi tantangan lingkungan dan menciptakan masyarakat yang lebih sadar akan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian alam.

“Kami berharap bahwa Robot Tempat Sampah Pintar ini akan terus menjadi bagian yang tak terpisahkan dari upaya kita bersama dalam menjaga kebersihan dan keindahan Banten,” pungkasnya. (Red)