CILEGON, Selatsunda.com – Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon, Hasbi Sidik meminta Pemerintah (Pemkot) Cilegon untuk segera melakukan lelang terbuka jabatan kepala OPD yang mengalami kekosongan.
Menurut Hasbi, saat ini ada 6 OPD yang diisi pejabat pelaksana tugas (Plt). Keenam OPD diantaranya, RSUD, DPMPTSP, Disnaker, DLH, Asda III dan Dishub Cilegon. Belum lagi nanti, kata Hasbi, ada satu OPD yakni Kesbangpol yang kepalanya akan memasuki masa pensiun.
Ia meminta, agar lelang terbuka jabatan kepala OPD segera dipercepat. Jika berlarut-larut, kata Hasbi akan mengganggu kinerja Pemkot Cilegon.
“Harusnya cepat digelar open bidding. Jangan berlarut-larut. Standarnya kan hanya berapa bulan pengisiannya. Tapi kenyataanya ini sudah berbulan-bulan. Kalau kondisinya begini-begini saja (hanya di jabat Plt) tentu akan berdampak pada tugas pokok mereka enggak akan kelar-kelar,” kata Hasbi kepada awak media ditemui di DPRD Cilegon, Kamis (1/9/2022).
Dengan kondisi itu, dia menyoroti kewenangan yang dimiliki oleh Plt. Sejauh mana Plt tersebut memiliki kewenangan untuk menyusun Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) OPD.
“Dan apa untungnya bagi pemda dengan memperpanjang masa Plt. Dalam artian tidak segera mendefinitifkan,” ujarnya.
Politisi Partai Gerindra ini pun mendesak agar Pemkot segera melakukan lelang terbuka guna memperkuat semua jajaran di pemerintahan.
“Tugas pokok itu jangan di rangkap-rangkap. Saya yakin kalau semua jabatan di rangkap-rangkap, pasti semua akan acak-acakan, pejabat yang merangkp jabatan pun tidak bisa konsentrasi. Terus kapan beresnya kerjaan mereka (Plt) ini,” kata Hasbi.
Menurutnya, jika semua aturan telah dijalani oleh Pemkot tentu tidak akan terjadi hal yang tidak diinginkan.
“Kalau semua aturan udah dilakukan baik oleh Pemkot Cilegon segera dibuka open bidding. Kalau pun sekarang di Pemkot Cilegon sudah gak ada lagi Tim Baperjakat (Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan) atau apalah yang sekarang dipakai Pemkot ini, saya minta pejabat yang menjabat ini orang-orang yang benar dan paham pemerintahan. Bukan perawat ngurusin pajak atau dokter menjabat camat,” tegas Hasbi. (Ully/Red)

