20.1 C
New York
Minggu, Mei 3, 2026
BerandaPemerintahanWalikota Edi Sarankan Pelancong Borong Buah Tangan Khas Cilegon

Walikota Edi Sarankan Pelancong Borong Buah Tangan Khas Cilegon

-

CILEGON, SSC – Walikota Cilegon, Edi Ariadi menyarankan agar pelancong yang datang ke Kota Cilegon dapat membeli dan memborong produk UMKM dan souvenir asal Cilegon yang dipasarkan di Pusat Inkubator Wirausaha dan Klinik UKM (PIWKU). Hal ini disampaikannya saat menghadiri sosialisasi program monitoring UMKM Kota Cilegon, di Kantor PIWKU, Kamis (20/6/19).

Pada kegiatan tersebut, Edi menekankan, pelancong yang dimaksud khusus bagi kebanyakan ASN luar daerah yang melakukan studi banding di Cilegon.

“Saya ingin tamu-tamu yang datang ke Cilegon bisa dibawa ke sini (Piwku,red). Jadi nanti protokol Setda Kota Cilegon buat roundown-nya. Ketika nanti ada orang Maluku datang ke Cilegon untuk studi banding bisa dibawa ke sini,” kata Edi kepada Selatsunda.com.

Sejauh ini, produk yang dihasilkan Piwku sudah sangat baik. Hanya saja, kata orang nomor satu di Cilegon ini, fasilitas penunjang yang ada perlu dibenahi dan diperbaiki. Hal itu perlu dilakukan agar bisa menambah daya tarik bagi para wisatawan.

“AC-nya kurang dingin. Penempatan display-nya harus lebih menarik. Produk yang akan dipamerkan pun harus lebih bagus lagi. Musti ada minuman welcome drink kalau tamu datang. Gak usah yang banyak. Buat aja kopi khas Cilegon atau kopi Cikerai. Terus lokasi di depanya, jangan banyak parkir kendaraan kaya begini,” ujarnya.

Menanggapi hal ini, Ketua Pengurus PIWKU Kota Cilegon Laura Irawati bermohon agar Pemkot Cilegon dapat menerbitkan Perwal (Peraturan Walikota) untiuk melindungi produk yang dihasilkan. Dengan begitu, pelancong bisa terjaminkan layanannya.

“Pak Wali kayanya musti keluarin Perwal deh. Soalnya biar ada aturannya. Dengan adanya aturan ini kan, juga membantu produk UMKM Cilegon bisa diborong oleh tamu yang datang ke sini,” ucapnya.

Soal tempat yang dinilai walikota tidak representatif, Laura mengakuinya. Sampai saat ini, pihaknya masih kesulitan mencari tempat yang cocok dan nyaman. Rencananya pada 2020, ia optimis bisa membangun tempat yang lebih luas dari yang saat ini ditempati.

“Lokasi saat ini sih memang sempit. Kita sih berkeinginan ada tempat yang presentatif untuk menyimpan semua produk milik para UMKM di Cilegon,” keluhnya. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -DEWAN 2