20.1 C
New York
Senin, Mei 25, 2026
BerandaPemerintahanWalikota Helldy Ancam Copot Kepala OPD Berkinerja Buruk

Walikota Helldy Ancam Copot Kepala OPD Berkinerja Buruk

-

CILEGON, SSC – Walikota Cilegon, Helldy Agustian tampak geram dengan jajarannya saat rapat dinas kepala OPD yang digelar di Aula Setda II Kota Cilegon, Senin (11/4/2022). Dalam rapat evaluasi kinerja anggaran Triwulan I Tahun 2022 itu, orang nomor satu di Kota Cilegon ini mengetahui ada OPD yang serapan anggarannya rendah. Dua OPD yakni Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR).

Dua OPD, kata Helldy, beralasan serapan masih rendah karena belum ada pelaksanaan kegiatan yang dilelang pada Triwulan I. Kegiatan justru banyak dilaksanakan mendekati Lebaran.

“Mungkin sekarang banyak (kegiatan) yang mendekati Lebaran. Artinya penyerapan anggaran ini sehubungan belum ada lelang dan sebagainya. Makanya kita percepat semuanya,” ujar Helldy kepada media.

Helldy mengultimatum seluruh OPD untuk dapat meningkatkan serapan anggaran. Hal itu ditegaskannya agar tidak terdapat Silpa.

“Makanya perlu kita monitor dan percepat lelang tersebut. Kita lakukan ini sebelum silpa diakhir tahun yang agak tinggi,” tuturnya.

Apabila ada kepala OPD hingga akhir Tahun 2022 nanti masih ditemukan serapan anggaran rendah dan menimbulkan Silpa, Helldy mengancam akan mencopotnya.

“Jika sampai akhir tahun apabila kepala OPD yang tidak konsen dalam penyebab silpa tinggi, saya mutasi atau turunkan jabatannya,” tegas Helldy.

Sementara itu, Kepala PUTR Kota Cilegon, Heri Mardiana membenarkan jika penyerapan belanja terendah dibanding OPD lainnya. Anggaran pada Triwulan I terserap 4,47 persen.

“Iyah tadi sudah paparan tadi di hadapan Pak Wali. Kenapa lambat? Karena masih dalam tahapan lelang,” jelas Heri.

Heri tak menampik jika pihaknya mendapat ultimatum dari kepala daerah.

“Betul apa yang disampaikan oleh Pak Wali (serapan belanja rendah). Memang kita ada perjanjian kerja dengan pimpinan. Jika kinerja buruk, pimpinan sendiri lah yang mengambil langkah. Dan itulah yang harus kita terima resiko karena itu bagian dari komitmen di perjanjian kerja sama,” ucap Heri.

Kata Heri, jika saat ini beberapa proyek pekerjaan yang dilakukan oleh PUPR telah masuk dalam aplikaai SIRUP dan akhir April ini akan dilaksanakan tahapan lelang.

“Kita udah msuk ke SIRUP semua kegiayan di PUTR. April ini masuk tahapan lelang,” beber Heri. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen
- Advertisment -DEWAN 2