Warga menolak keras parkir otomatis di Pasar Kranggot, Kota Cilegon,” Rabu (28/7/2021). Foto : Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Warga di Lingkungan Kecamatan Jombang, Kota Cilegon menolak tegas rencana penerapan parkir otomatis yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Cilegon yang bakal dikelola oleh PT Kujang Sakti Siliwangi (KSS) selaku pihak swasta.

Pantauan Selatsunda.com di Pasar Kranggot, penolakan tersebut terlihat dari pemasangan spanduk di sejumlah titik. Baik di depan pintu masuk dan keluar Pasar Kranggot, di jembatan 2 titik dan pintu masuk UPT Pasar Kranggot.

Pada spanduk penolakan tersebut bertuliskan “seluruh masyarakat menolak keras adanya jukir PT KSS di Pasar Kranggot, Ibu-ibu pada resah manjingan pasar dijaluk bayar karo jukir KSS, PT KSS meresahkan pengunjung Pasar Kranggot, para pejabat lihat kami rakyat kecil menggeluh adanya PT KSS di Pasar Kranggot !, Dulur-dulur kite lewat pasar bae dijaluk bayar jujur bae kite ore ikhlas.

Baca juga  Lapas Cilegon Butuh Bantuan Pemkot  Pasarkan Hasil Karya Narapidana

Salah satu warga Jombang, Martono mengaku sangat keberatan dengan penerapan parkir yang dikelola oleh PT KSS. Menurutnya pemberlakuan tersebut sangat memberatkan masyarakat.

“Kami tolak lah. Karena sangat memberatkan. Apalagi, kita belanja kan gak hanya 1 titik aja untuk beli kebutuhan makanan. Nanti, 1 kita (pembeli) beli di titik a harus bayar Rp 2 ribu. Lalu ke titik b bayar Rp 2 ribu. Lah habis buat bayar parkir ini,” kata Martono kepada Selatsunda.com ditemui di Pasar Kranggot,” Rabu (28/7/2021).

Karena itu, sambung Martono, para pembeli justru lebih memilih memarkirkan kendarannya di luar pasar untuk menghindar membayar parkir kendaraan.

“Lebih baik parkir di luar daripada di dalam. Setiap parkir Rp 2 ribu,” sambungnya.

Baca juga  Begini Tanggapan Walikota Helldy Komentari Pernyataan Iman Ariyadi

Sementara itu, petugas penjaga di Pasar Kranggot, Mudori mengaku tak mengetahui adanya pemasangan spanduk penolakan yang dilakukan oleh warga.

“Enggak tahu siapa yang pasang. Tiba-tiba udah ada aja. Lebih jelas, mba ke orang PT KSS aja ada di belakang kantor UPT Pasar Kranggot,” pungkasnya. (Ully/Red)