Petugas BPBD Kota Cilegon menangani banjir di salah satu wilayah yang terdampak banjir, Rabu (15/3/2023). Foto Dok BPBD Cilegon

CILEGON, SSC – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon mencatat  ada sebanyak 10 titik di Kota Cilegon yang terendam. Berdasar data BPBD Kota Cilegon titik banjir yang terberat berada di wilayah Cibeber dengan ketinggian mencapai dada orang dewasa.

Kasi Kedaruratan pada BPBD Kota Cilegon, Zilyasri mengatakan adapun titik banjir yang terjadi di Cilegon meliputi, Lingkungan Rokal, Kecamatan Jombang sebanyak 22 KK, Lingkungan Ciberko, Kelurahan Kalitimbang, Kecamatan Cibeber 150 KK, Lingkungan Sambirata, Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cibeber ada 232 KK, Perumahan GPM Kelurahan Kalitimbang, Kecamatan Cibeber ada 12 KK, Lingkungan Cibeber, Kecamatan Cibeber 50 KK.

Selanjutnya, PCI, Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cibeber sebanyak 39 KK, Perumahan Chrysant Taman Dillon Kecamatan Cilegon sebanyak 58 KK, Lingkungan Kenaga, Kelurahan Massgit Kecamatan Jombang ada 50 KK, Lingkungan Sukmajaya, Kecamatan Jombang sebantak 35 KK dan Linkungan Kapu Denok, Kelurahan Lebak Denok Kecamatan Citangkil 1 KK.

Baca juga  Penyanyi Kapal Ditemukan Tewas di Kontrakan di Merak Cilegon, Diduga Jadi Korban Pembunuhan

“Total banjir akibat curah hujan yang tinggi ini mencapai 752 KK,” kata Zilyasri kepada Selatsunda.com ditemui di Kantor BPBD Cilegon, Rabu (15/3/2023).

Selain banjir, terdapat juga TPT ambrol yang terjadi di Lingkungan Kapu Denok, Kelurahan Lebak Denok Kecamatan Citangkil, tembok sekolah hingga TPT ambrol akibat banjir.

“Untuk banjir sendiri sudah mulai surut tadi pada pukul 07.00 WIB. Beruntung tidak ada korban jiwa atas kejadian ini. Adapun penyebab banjir, karena memang curah hujan yang tinggi dan tidak adanya pengerukan di TPT di wilayah tersebut,” ujarnya.

Ia berharap, banjir tidak terjadi kembali di Kota Cilegon. Pihaknya telah berkoordinasi dengan  DPUTR untuk segera menangani TPT maupun sungai dan kali sebagai penyebab terjadinya banjir di Cilegon.

Baca juga  Penyanyi Kapal Ditemukan Tewas di Kontrakan di Merak Cilegon, Diduga Jadi Korban Pembunuhan

“Kita (BPBD) sudah sampaikan ke PUPR agar segera memperhatikan sungai atau kali yang dangkal. Selain itu, kami minta juga agar adanya peninggian TPT di lokasi yang sering terjadi banjir,” harapnya. (Ully/Red)