Suasana RSUD Kota Cilegon. Foto Dokumentasi

CILEGON, SSC – Plt RSUD Kota Cilegon, Arriadna menyatakan, pelayanan di RSUD Kota Cilegon akan terganggu menyusul 123 orang pegawai rumah sakit sempat kontak langsung dengan salah seorang perawat yang positif Virus Corona. Ratusan pegawai itu saat ini diputuskan untuk diisolasi mandiri.

“Dari total keseluruhan medis dan paramedis di rumah sakit sebanyak 444 orang. Berkurang 123 orang. Otomatis pelayanan akan terganggu,” kata Arriadna melalui pesan singkat Whatsapp, Sabtu (9/5/2020).

Lebih lanjut Nana sapaan akrabnya ini mengaku, dengan kekurangan medis dan para medis ini sema pelayanan akan dikurangi. Mulai dari ruangan rawat inap akan dibatasi.

“Ini dilakukan karena tenaga media yang kita (RSUD) miliki berkurang. Otomatis pelayanan juga dikurangi,” lanjut Nana.

Baca juga  Aksi Remaja Curi Kotak Amal Masjid di Merak Terekam CCTV

Nana menuturkan, selain mengisolasi mandiri tenaga medis ini, pihaknya juga akan melakukan tracking kepada sejumlah petugas di rumah sakit yang pernah berkontak langsung dengan pasien positif covid-19.

“Saat ini kami masih mendata lagi perawat kami yang pernah berkontak lagi dengan pasien positif covid-19. Nanti kalau sudah ada datanya akan segera diinformasikan lagi,” tutur Nana. (Ully/Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini