CILEGON,  SSC – Sebanyak 22.500 metrik ton beras impor kembali di bongkar di Pelabuhan Indah Kiat,  Kecamatan Pulomerak,  Cilegon,  Kamis (5/7/2018). Beras yang diimpor dari Vietnam itu dimaksudkan untuk memenuhi Cadangan Beras Pemerintah (CBP).

Informasi yang dihimpun selatsunda.com, beras impor asal Vietnam itu diangkut oleh kapal MV Vinaship Diamond dari Vietnam ke Pelabuhan Indahkiat, Cilegon.  Saat sandar sekitar pukul 08.30 WIB,  beras yang diimpor oleh Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) itu langsung diperiksa oleh petugas.

“Sekarang sudah sandar dan sedang kami periksa bersama surveyor yang ditunjuk,” ungkap Koordinator Fungsional Karantina Tumbuhan Balai Karantina Pertanian Kelas II Cilegon, Rahmat Kurnia dikonfirmasi.

Rahmat memperkirakan,  proses bongkar muat akan memakan waktu selama 7 hari.  Setelah selesai melakukan pemeriksaan awal, beras langsung dikirim ke Gudang Bulog Cikande,  Kabupaten Serang.

“Estimasi bongkar 7 hari tergantung kesediaan alat angkut, situasi lalulintas, dan faktor alam.  Beras nanti dan akan dibawa ke Gudang Bulog Cikande, Serang, ” tandasnya (Ronald)