CILEGON, SSC – Menghadapi Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2019, Kantor Kesyahbandran dan Otoritas dan Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banten melakukan uji petik terhadap 58 kapal penyeberangam yang ada di lintasan Pelabuhan Merak-Bakauheni. Dari jumlah keseluruhan kapal yang siap, 31 kapal sudah diuji petik.
“Kapal yang siap ada 58 kapal. Yang sudah kita lakukan uji petik ada 31 kapal. Kurang lebih yang belum ada 27 kapal,” ungkap Kepala Seksi Sertifikasi Kapal KSOP Banten, Made Suartama dikonfirmasi, Selasa (3/12/2019).
Made mengatakan, uji petik dilakukan untuk memastikan laik tidaknya kapal beroperasi saat angkutan Nataru nanti. Seluruh peralatan keselamatan yang ada di atas kapal, kata dia, akan diperiksa untuk menjamin keselamatan penumpang.
“Semua kita cek. Kesiapan diatas kapal, intinya keselamatannya. Itu kan rutinitas setiap event- event tertentu, seperti angkutan Lebaran, Nataru, tetap kita lakukan. Walaupun per tiap 3 bukan kita lakukan uji petik namun kita tetap intens kita di momentum ini,” ungkapnya.
Made mengungkapkan, ada beberapa yang dilakukan dalam uji petik kapal. Diantaranya mengecek kelaikan Inflatable Life Raft (ILR) atau sekoci penyelamat penumpang dan baju penolong.
“Misalnya ILR, itu harus dipenuhi 125 persen dari pelayar. Karena ini kan pelayaran terbatas, pelayaran jarak dekat.Jadi 100 persen pelampung yang siap pakai dan 25 persen cadangan. Ada juga baju penolong. Itu ada 10 persen untuk anak-anak. Di penyeberangan ini rata-rata sudah melebihi,” tandasnya.
Pihaknya berharap, uji petik ini dapat diselesaikan satu minggu sebelum Angkutan Nataru dilaksanakan.
“Kita targetkan bisa selesai, 1 minggu sebelum nataru, kita sudah clear,” pungkasnya. (Ronald/Red)

