Buruh dari berbagai federasi se-Kota Cilegon mendatangi Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cilegon mengawal UMSK 2020, Selasa (3/12/2019). Foto Elfrida Ully Artha/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Ratusan buruh se-Kota Cilegon dari berbagai serikat mengepung Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cilegon, Selasa (3/12/2019). Buruh datang untuk mengawal penetapan Upah Minimum Sektoral Kota (UMSK) Cilegon 2020.

Pantauan Selatsunda.com di lokasi, buruh datang dengan berkonvoi sambil membawa motor dan mobil bak terbuka dengan menggunakan pengeras suara.

“Kami dari berbagai elemen forum buruh di Kota Cilegon hari ini berkumpul di Kantor Disnaker untuk mengawal UMSK 2020,” kata Sekretaris Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kota Cilegon, Eko Purwanto ditemui dilokasi.

Ia mengungkapkan, pihaknya akan mengawal penetapan besaran UMSK yang pada siang ini akan direkomendasikan dalam rapat Dewan Pengupahan dengan melibatkan perusahaan, buruh dan Disnaker.

“Pastinya kita (buruh,red) mengawal hasil rapat yang digelar pada hari ini. Karena, hasil rekomendasi dari sini (Disnaker,red) terakhir harus diserahkan oleh Gubernur Banten Wahindin Halim pada, Jumat (6/12/2019) mendatang,” ungkapnya.

Jika tuntutan yang disampaikan tidak diakomodir, sambung Eko, para buruh akan tetap berada di Kantor Disnaker Cilegon.

“Buat apa ada walikota (Edi Ariadi) jika keinginan kita tidak diakomodir. Kami siap tidur di sini jika tuntutan kami tidak diakomodir oleh Pemkot Cilegon,” tungkasnya. (Ully/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here