20.1 C
New York
Senin, April 27, 2026
BerandaPeristiwaWarga Citangkil Curhat Kenaikan BPJS dan Jalan Rusak ke Walikota

Warga Citangkil Curhat Kenaikan BPJS dan Jalan Rusak ke Walikota

-

CILEGON, SSC – Warga Citangkil, Kecamatan Citangkil mengaku sangat terbebani dengan rencana pemerintah pusat yang akan melakukan kebijakan dengan menaikan iuran BPJS. Warga juga mengeluhkan masih ada jalan rusak yang belum mendapa perhatian pemerintah.

Ini terungkap dari hasil kegiatan Sosialisasi Pembangunan Tingkat Kota Cilegon, di Lapangan Tong Kecamatan Citangkil, Kamis (14/11/2019). Turut hadir di kegiatan tersebut, Walikota Kota Cilegon Edi Ariadi, Wakil Wali Kota Cilegon Ratu Ati Marliati, seluruh kepala dinas di lingkungan Pemkot Cilegon, serta sejumlah lurah dan camat.

Salah satu warga Citangkil, Alwani mengaku sangat keberatan dengan rencana pemerintah pusat tersebut.

“Cukup memberatkan dengan kenaikan iuran ini pak. Kami tidak bisa makan apa-apa dengan kondisi ini. Atas kenaikan ini, kami bersepakat untuk tidak akan bayar BPJS jika tarifnya naik seperti ini. Sebab ini memberatkan kami, rakyat kecil,” katanya.

Alwani menyadari jika kenaikan tarif BPJS adalah kebijakan pemerintah pusat. Namun begitu, ia meminta Pemkot Cilegon tidak tinggal diam. “Saya berharap Pak Wali dan Ibu Wakil mau memperjuangkan keinginan kami. Minimal menyampaikan keluhan masyarakat kecil di Citangkil kepada pemerintah pusat,” kata Alwani di Sospem yang digelar di Lapangan Tong, Kecamatan Citangkil,” Kamis (14/11/2019).

Senada dengan Alwani, warga lainya, Zaenal mengaku, sampai saat ini kondisi insfrastruktur di wilayah Citangkil masih butuh perhatian khusus oleh pemerintah terlebih lagi oleh Walikota Cilegon (Edi Ariadi). Hal ini mengigat masih banyak ruas jalan yang masih terbilang sempit. “Jalan Brigjen Sam’un saja sempit, padahal itu tidak jauh dari Gedung DPRD Kota Cilegon. Begitu pula ruas jalan-jalan lainnya, banyak sekali yang kurang lebar,” tuturnya.

Tidak hanya sempit, kondisi jalan pun banyak yang rusak dan masih beralaskan aspal. Ia berharap Pemkot Cilegon mulai fokus pada pembangunan jalan di Kecamatan Citangkil. “Kendaraan yang lalu-lalang semakin banyak, tapi kondisi jalan tetap seperti itu-itu saja. Makanya kami berharap pemerintah mulai memerhatikan kondisi jalan di Citangkil,” ucapnya.

Menanggapi keluhan warga, Wali Kota Cilegon Edi Ariadi mengaku akan menyampaikan keluhan masyarakat ke pemerintah pusat. Ia membenarkan jika kenaikan tarif BPJS adalah kebijakan pusat.

“Saya bersyukur masyarakat paham, jika ini memang kebijakan pusat. Insya Allah, kami dari Pemkot Cilegon akan menyampaikan keluhan masyarakat ke pemerintah pusat,” katanya. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -DEWAN 2