20.1 C
New York
Sabtu, April 25, 2026
BerandaPeristiwaRatusan Nelayan Demo Lanal Banten, Tuntut Rekannya Dibebaskan

Ratusan Nelayan Demo Lanal Banten, Tuntut Rekannya Dibebaskan

-

CILEGON, SSC – Ratusan nelayan menggeruduk Mako Pangkalan TNI AL (Lanal) Banten. Mereka berdemonstrasi meminta rekannya yang ditangkap karena mencari ikan dengan cara mengebom, untuk dibebaskan.

Dalam aksi, massa dari perempuan dan anak-anak itu merangsek masuk dengan mendorong pintu gerbang Mako Lanal Banten hingga ambruk. Pendemo terlihat anarkis. Personel yang ada di depan Mako berusaha menghadang massa untuk tidak masuk ke dalam pangkalan.

Aksi akhirnya berujung ricuh. Massa yang merangsek masuk memukuli, menendang hingga melempari personel yang berjaga.
Salah seorang personel diketahui pingsan karena terkena tendangan dan lemparan.

Sesuai komando, nelayan di dorong keluar pagar Mako Lanal Banten dan di bubarkan setelah diberi pengertian oleh komandan tim (Dantim) pasukan huru-hara (PHH) TNI AL Banten. Dalam aksi itu Dantim menyatakan nelayan yang ditangkap tidak bersalah dan akan dibebaskan segera mungkin.

Aksi ini terungkap dalam skenario Gladi Tugas Tempur Pangkalan Lanal Banten, Senin (18/11/2019).

“Latihan pertahanan pangkalan dan medical evakuasi ini untuk menguji kesiapan Lanal Banten, tim penguji nya Koarmada 1 yang ada di Jakarta,” ujar Komandan TNI AL (Danlanal) Banten, Kolonel Laut (P) Golkariansyah ditemui usai pelatihan.

Danlanal menyebutkan, selain mempertahankan pangkalan, latihan juga digelar untuk membekali kemampuan prajurit membongkar hingga merakit senjata api. Latihan senjata itu terutama untuk laras panjang maupun laras pendek.

“Latihan peluru hampa, tali temali, tempur, pluit. Uji ini dilakukan dua hari sampai besok (Selasa, 19 November 2029),” ungkapnya.

Rencananya, kata Danlanal, pelatihan Besok hari, Selasa (19/11/2019) akan disimulasikan dengan serangkaian skenario serangan udara ke Mako Lanal Banten. Skenario nanti juga akan mensimulasilan serangan dari darat.

“Personel yang di uji 174 personel. Uji pangkalan juga akan di uji jika terjadi serangan, itu besok akan di uji. Nanti masing-masing personel mempunyai tanggung jawab sendiri, mereka bisa melakukan apa yang harus dilakukan jika terjadi peperangan,” paparnya. (Ronald/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini