20.1 C
New York
Sabtu, April 25, 2026
BerandaHukrimKapolres Cilegon Murka, Tegaskan 'Sikat' Oknum Polisi yang Bekingi Tambang Pasir

Kapolres Cilegon Murka, Tegaskan ‘Sikat’ Oknum Polisi yang Bekingi Tambang Pasir

-

CILEGON, SSC – Berbagai masalah di tubuh Polres Kota Cilegon nampaknya sudah masuk ke telinga Kapolres Cilegon AKBP Yudhis Wibisana terutama menyangkut adanya oknum polisi yang membekingi praktek-praktek tambang pasir ilegal.

Hal itu disampaikannya dalam sambutan saat serah terima jabatan 8 pejabat di Mapolres Cilegon, Senin (18/11/2019). Saat dikonfirmasi ulang pernyataannya tersebut usai kegiatan, Kapolres tetap tegas dan akan menindak jika ada oknum yang terlibat. Mantan Kapolres Bangka Belitung ini tidak akan main-main akan sapu bersih anggota yang melanggar etika kepolisian.

“Saya enggak akan main-main dalam hal ini. Anggota polisi yang menjadi preman proyek di tambang pasir maupun batu ilegal yang ada di wilayah hukum Polres Cilegon akan saya sikat,” tegas Kapolres usai sertijab 8 perwira di lingkungan Polres Cilegon, Rabu (18/11/2019).

Tak hanya anggota, Yudhis pun menekankan kepada pengusaha-pengusaha yang melakukan tambang pasir ilegal. Kedapa yang tidak mengikuti aturan perizinan yang berlaku akan di proses hukum.

“Kita tidak akan main-main salam hal ini. Bagi yang belum punya izin akan kita stop dan kita arahkan untuk mengurus izinnya . Tapi kalau bandel akan kita tindak,” ujarnya.

Untuk meneruskan pesan tersebut, Kapolres alan mengistruksikan Kasat Reskrim dan seluruh Kapolsek untuk secepatnya bergerak dan mendata pengusaha mana saja yang tidak memiliki izin usaha tersebut.

“Sudah saya arahkan mereka (Kasat Reskrim dan semua Kapolsek) untuk cepat mendata. Tinggal kita lihat, mana yang sudah sesuai prosedur dan mana yang masih bandel.Kalau minggu depan masih tidak mengindahkan baru akan ditindak, termasuk kalau ada oknum yang membackup semuanya akan kita tindak,” tegasnya. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini